Zyrex Tetap Main di Pasar Terjangkau

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 28 Feb 2018 16:51 WIB
laptop
Zyrex Tetap Main di Pasar Terjangkau
Pendiri Zyrex Timoty Siddik. Zyrex merupakan salah satu merek laptop asal Tanah Air yang sudah berbisnis sejak 21 tahun lalu meskipun sempat tidak terdengar sejak 2012.

Jakarta: Nama Zyrex kembali muncul di pasar laptop Indonesia dengan peluncuran laptop terbarunya. Untuk memasarkan laptop barunya, Zyrex menggandeng e-commerce JD.id.

Ini merupakan kabar baik. Zyrex merupakan salah satu merek laptop lokal yang masih bertahan selama 21 tahun di tengah banyaknya merek laptop asing yang masuk ke Indonesia. Meski Pendiri Zyrex Timothy Siddik mengaku, bisnis laptopnya memang sempat terhenti setelah 2012.

"Saat itu, pasar laptop di Indonesia sedang tidak bagus tapi Zyrex masih berbisnis, lewat produk dan layanan untuk kebutuhan enterprise, server, dan lain-lain. Kini kami kembali lagi berbisnis dengan strategi yang bisa mengangkat merek laptop lokal bersaing," jelas Timothy.

Menurutnya, pasar laptop di Indonesia saat ini sedang sangat baik meski pasar di luar negeri tengah mengalami penurunan karena mulai jenuh. Pasar laptop di Indonesia justru masih memiliki ruang untuk bertumbuh.

"Penetrasi laptop di Indonesia belum besar, makanya masih ada kesempatan yang besar untuk bisnis laptop bertumbuh di beragam segmen. Selain itu, adopsi teknologi masyarakat Indonesia sangat kencang saat ini," katanya. 

Lantas apa strategi yang akan Zyrex gunakan untuk memenangkan hati konsumen? Mereka menawarkan value. Secara tegas, Timothy menyebutkan bahwa strategi Zyrex adalah tidak langsung menentukan besar keuntungan yang ingin diperoleh dari produk yang ditawarkan. Zyrex lebih mengedepankan value atau nilai dari harga produk yang ditawarkan.

"Jadi kita cari sweet spot price, harga yang konsumen Indonesia sukai. Setelah mendapatkannya, maka kami mulai siapkan perangkat dengan spesifikasi semaksimal mungkin serta value yang bisa ditawarkan dengan perangkat atau produk yang harganya sesuai dengan sweet spot price tadi," ujar Timothy.

Timothy menegaskan bahwa Zyrex tidak akan ikut-ikutan perang harga dalam persaingan laptop. Zyrex disebutkan ingin menawarkan harga yang sesuai atau ramah kantong bagi masyarakat Indonesia tapi dengan manfaat yang sesuai dengan kebutuhan serta harganya.

Dalam pengumuman kerja sama hari ini, Zyrex sempat menampilkan deretan produk laptop dan PC yang disebut akan dirils tahun ini dan di masa yang akan datang. Tidak hanya itu, Zyrex juga telah menyiapkan tablet yang akan dirilis pada bulan April nanti.

Sementara untuk produk smartphone, Timothy menuturkan sudah memiliki rencana dan desain produk yang akan diciptakan. Namun, dia tidak menyebutkan kapan tepatnya smartphone Zyrex akan melenggang meramaikan kekuatan merek lokal di pasar smartphone Tanah Air.


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

5 days Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.