Popularitas Bitcoin Kalahkan Trump

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 04 Dec 2017 12:13 WIB
bitcoindonald trump
Popularitas Bitcoin Kalahkan Trump
Bitcoin lebih banyak dicari daripada Trump. (AFP PHOTO / Justin TALLIS)

Jakarta: Untuk pertama kalinya, popularitas Bitcoin mengalahkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, setidaknya terkait pencarian yang dilakukan di Google.

Google Trends menunjukkan bahwa tingkat pencarian tentang cryptocurrency akhirnya melampaui Donald Trump pada akhir November dan awal Desember, membuat rekor baru. 

Ketertarikan akan Bitcoin juga dirasa masih akan terus naik. Google Trends melacak ketertarikan akan sebuah kata kunci dengan angka antara 0 dan 100, yang melambangkan ketertarikan terendah sampai tertinggi dalam sejarah Google Search.



Dalam periode antara 26 November dan 2 Desember, ketertarikan akan Trump mencapai nilai 22 dari 100 sementara Bitcoin mendapatkan nilai 32 dari 100, lapor The Daily Dot. Popularitas Trump, menurut grafik Google Trends, menanjak pada pelatikannya sebagai presiden, yaitu pada 22 Januari sampai 28 Januari.

Satu hal yang harus diingat adalah itu bukan berarti masyarakat dunia tidak lagi tertarik dengan Trump dan segala berita yang menyangkut dirinya.

Ini adalah bukti meningkatnya ketertarikan masyarakat akan Bitcoin, yang belakangan ini nilainya memang terus naik dan telah mencapai USD10 ribu (Rp135,3 juta). 

Meskipun nilai Bitcoin terus naik, Satgas Waspada Investasi mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan transaksi menggunakan mata uang virtual, termasuk Bitcoin.

Alasannya karena itu tidak hanya melanggar ketentuan otoritas sistem pembayaran tapi juga karena mata uang virtual biasanya memberikan iming-iming imbal hasil yang tak masuk akal. 


(MMI)

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT
Review Game

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT

1 day Ago

Dissida Final Fantasy NT merupakan game sekaligus fan service bagi penggemar dan pengikut setia…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.