Google Tambah Dukungan Unduh Video YouTube ke 125 Negara

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 05 Mar 2018 09:45 WIB
youtubegoogle
Google Tambah Dukungan Unduh Video YouTube ke 125 Negara
Fitur unduh video offline YouTube kini telah dapat dinikmati pengguna di 125 negara.

Jakarta: Google diam-diam menggulirkan kemampuan mengunduh video untuk dinikmati secara offline di lebih banyak negara. Pengguliran kemampuan ini dilaporkan mulai dilaksanakan pada bulan lalu, namun opsi ini baru hanya muncul di beberapa negara.

Google menggulirkan update pada halaman dukungan aplikasi, dengan daftar lengkap negara yang telah mendukung fitur khusus ini. Menurut daftar tersebut, terdapat sebanyak 125 negara yang telah dapat menikmatinya.

Untuk dapat memanfaatkan fitur unduh video offline, pengguna YouTube dapat menggunakan tombol Download khusus di bagian bawah video. Tombol ini akan memungkinkan pengguna untuk mengunduh dan menonton video saat perangkat tidak terhubung internet.

Kemampua mengunduh video YouTube untuk disaksikan secara offline ini menjadi salah satu fitur utama yang ditawarkan YouTube Red, layanan Google yang mengharuskan pengguna menjadi pelanggan berbayar.

Mulai minggu ini, pengguna YouTube dari seluruh negara yang mendukung fitur in akan dapat memanfaatkannya. Namun perlu diperhatikan bahwa tidak semua konten video di Youtube dapat diunduh untuk disaksikan secara offline, ditandai dengan tidak munculnya tombol Download di bawah video.

Sebelumnya, YouTube mengumumkan sejumlah fitur baru, ditujukan untuk meningkatkan pengalaman penonton konten yang disiarkan secara langsung. Fitur pertama yang diumumkan yaitu kehadiran caption dalam bahasa Inggris otomatis.

Sementara itu, rumor yang beredar menyebut Google akan merilis Android P Developer Preview pertamanya lebih awal. Menurut Evan Blass, Android P Developer Preview 1 diperkirakan akan dirilis pada pertengahan bulan Maret.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.