Dropbox Gandeng Google Perluas Integrasi G Suite

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 02 Mar 2018 16:34 WIB
dropbox
Dropbox Gandeng Google Perluas Integrasi G Suite
Dropboc mengumumkan kerja sama dengan Google guna menambahkan intergrasi G Suite pada layanannya.

Jakarta: Dropbox mengumumkan kerja sama dengan Google untuk membantu pengguna G Suite mengoptimalkan penggunaan rangkaian alat pada layanan komputasi awan yang ditawarkannya.

Rangkaian alat ini memungkinkan pengguna membuka dan mengedit file G Suite secara langsung dari folder Dropbox di hard drive atau di web. Informasi ini tersiar bersamaan dengan pengumuman Dropbox terkait dengan pengajuan penawaran publik awal.

Penawaran publik awal turut menandai rentang waktu selama 10 tahun Dropbox sebagai perusahaan penyimpanan cloud dan manajemen file di Silicon Valley.

Sebagai bagian dari kerja sama dengan Google, pengguna dapat menciptakan, membuka dan mengedit file Google Docs, Sheets, dan Slides langsung dari antarmuka Dropbox.

Hal ini dinilai akan berguna bagi lebih dari 50 persen pelanggan Dropbox yang juga bekerja di perusahaan pengguna G Suite. Sebagai informasi, G Suite terdiri dari Gmail, Google Drive, dan software produktivitas Google berbasis cloud lainnya.

Melalui kerja sama ini, Vice President of Engineering Dropbox Tony Lee menyebut ingin menghadirkan kemudahan bagi pengguna untuk dapat melakukan pekerjaannya di berbagai perangkat dengan alat yang mereka sukai.

Kerja sama dengan Google Cloud ini juga disebut Lee menjadi salah satu cara bagi Dropbox guna menciptakan wadah terintegrasi untuk konten dan percakapan terkait.

Sebelumnya, Dropbox mengumumkan pendaftaran penawaran publik awalnya, senilai USD500 juta (Rp6,8 triliun).


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.