Amazon Punya Layanan Cloud Khusus Badan Intelijen

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 21 Nov 2017 16:35 WIB
cloud computingamazon
Amazon Punya Layanan Cloud Khusus Badan Intelijen
Amazon menyediakan cloud khusus untuk badan intelijen. (TechCrunch)

Jakarta: Amazon Web Services, divisi komputasi cloud dari Amazon, memperkenalkan Secret Region, layanan yang didesain khusus untuk digunakan oleh CIA dan badan intelijen lainnya. 

Seperti yang disebutkan oleh Business Insider, layanan Secret Region memiliki kualifikasi untuk menyimpan software dan data yang masuk dalam klasifikasi "rahasia", yang ada di bawah "sangat rahasia".

Itu artinya, Amazon Web Services cocok untuk digunakan oleh badan intelijen, yang biasa menangani informasi sensitif. 

Sementara kata "region" dalam layanan ini mengacu pada data center. Secret Region merupakan salah satu dari banyak data center yang Amazon operasikan sebagai bagian dari layanan AWS yang menawarkan komputasi cloud milik mereka.

Kawasan terbesar untuk AWS adalah US-East-1 yang terdapat di bagian utara dari Virginia. Ketika US-East-1 lumpuh, semua aplikasi yang menggantungkan diri pada data center tersebut ikut tidak bisa diakses. 

Sebenarnya, Amazon telah menawarkan layanan ini sejak 2014. Layanan itu adalah penawaran cloud yang Amazon buat khusus untuk komunitas badan intelijen Amerika Serikat. Secret Region baru ini merupakan ekstensi dari perjanjian yang sama antara Amazon dan CIA. Hanya saja, Secret Region bisa digunakan oleh badan pemerintah meski mereka bukan badan intelijen.

Pemerintah dan Amazon berusaha mempromosikan layanan baru ini untuk menunjukkan bahwa badan-badan intelijen AS mulai melakukan modernisasi dari infrastruktur mereka dan memberikan informasi yang tepat dengan cepat. Perjanjian dengan CIA ini mengukuhkan posisi Amazon sebagai pemimpin di pasar cloud


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.