Google Assistant Siap Masuk Perangkat iOS

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 18 May 2017 10:12 WIB
google
Google Assistant Siap Masuk Perangkat iOS
Google mengumumkan update untuk Assistant dan ketersediaannya di perangkat iOS.

Metrotvnews.com: Google mengumumkan Google Assistant tersedia pada perangkat bersistem operasi iOS. Google meluncurkan aplikasi yang disebut akan segera hadir pada toko aplikasi perangkat iOS, yaitu App Store.

Sayangnya, menurut GSM Arena, Assistant akan memiliki fungsionalitas terbatas dan tidak bekerja sebaik fungsinya pada perangkat Android. Google menyebut akibat keterbatasan API, Assistant dapat melakukan fungsi dasar seperti mengirimkan pesan dan memutar musik pada Spotify.

Hal ini berarti saat layar tidak aktif, fungsi “OK Google” tidak akan mengaktifkan perangkat serta mengakses dan membuka aplikasi Google. Selain itu, Apple juga tidak memungkinkan pemetaan ulang tombol Home, sehingga Siri tetap menjadi asisten digital utama pada perangkat Apple di masa mendatang.

Selain itu pada kuartal ketiga ini, Google Assistant bisa mendeteksi dan menanggapi perintah suara dalam bahasa Prancis, Jerman, Portugis, dan Jepang. Akhir tahun ini, asisten virtual Google tersebut akan mendukung bahasa Italia, Spanyol da Korea.

Google menyebut, update dengan dukungan bahasa ini akan tersedia untuk lebih dari 100 juta perangkat. Jumlah tersebut juga mewakili ponsel aktif yang saat ini didukung oleh Asistant, sehingga perangkat ini dipastikan akan bertumbuh secara pesat pada akhir tahun ini.

Google Assistant akan membantu pengguna terkait berbelanja dan memesan makanan. Pengguna hanya perlu berbicara layaknya pada Google Home, memilih tipe pembayaran dari dompet yang tersimpan dan melakukan otentifikasi dengan memanfaatkan pemindaian sidik jari.

Hingga saat ini, Assistant berfungsi secara mandiri. Google mengumumkan platform AI akan berfungsi dengan aplikasi pihak ketiga dan tindakan yang diciptakan dari Google Home juga akan tersedia untuk Google Assistant.

Selain melalui perintah suara, pengguna juga dapat mengetikan perintah atau pertanyaan kepada Google Assistant. Membuka aplikasi, pengguna akan menemukan tombol keyboard kecil, meski opsi suara akan tetap tersedia.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.