Keamanan Face ID iPhone X Masih Diragukan, Kenapa?

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 15 Sep 2017 17:57 WIB
applecyber security
Keamanan Face ID iPhone X Masih Diragukan, Kenapa?
Face ID diperkenalkan sebagai fitur keamanan terbaruu di iPhone X

Metrotvnews.com: Hadirnya iPhone X mengundang decak kagum sekaligus cibiran oleh para pengguna produk iPhone di seluruh dunia.

Sebagian dari mereka ada yang kesal karena belum lama memiliki iPhone 7. Beragam fitur baru pada iPhone X memang menarik, namun teknologi keamanan Face ID sendiri mengundang sejumlah pertanyaan dan ketakutan. Face ID yang menggunakan teknologi biometrik dari wajah pengguna perangkat iPhone X untuk membuka layar perangkat, sebenarnya serupa dengan teknologi Touch ID yang mengandalkan biometrik sidik jari.

Di satu sisi, Face ID dipuji sebagai salah satu sistem keamanan yang diklaim semakin memudahkan pengguna iPhone sekaligus meningkatkan keamanan perangkat sebab perangkat iPhone mampu mengenali wajah pemiliknya. Di sisi lain, kemudahan tersebut juga bisa dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Sehari usai peluncuran iPhone X, salah satu senator Amerika Serikat bernama Al Franken meminta Tim Cook, CEO Apple, menjelaskan secara detil cara kerja Face ID beserta menjawab daftar pertanyaan yang ditulis Franken terkait kelemahan dan kemungkinan penyalahgunaan teknologi tersebut.

"Apa saja yang sudah dipikirkan oleh Apple seandainya iPhone tersebut dipegang oleh bukan pemiliknya dan dia mengarahkan perangkat itu ke wajah sang pemilik tanpa seizin pemiliknya? Bagaimana pihak Apple akan merespon permintaan pihak berwenang yang ingin mengakses Face ID terkait usaha penegakan hukum," ungkap Franken, yang dikutip dari.

Pertanyaan Franken tersebut mengacu kepada kasus kriminal tahun lalu, ketika Departemen Hukum AS berusaha mengusut kasus penembakan di San Bernardino, dan meminta Apple untuk membuka akses data pada perangkat iPhone 5C milik pelaku penembakan. Apple kukuh enggan memberikan akses tersebut dan memaksa FBI membeli alat sendiri dari pihak ketiga.

Apabila Franken mempertanyakan soal fitur Face ID dalam sebuah kasus penegakan hukum, lain lagi dengan Edward Snowden yang mengkhawatirkan data pribadi pemilik iPhone X yang tersimpan oleh teknologi tersebut.

Ya, mantan kontraktor lembaga intelijen dan perlindungan Amerika Serikat tersebut sempat merilis cuitan di platform Twitter perihal peluncuran iPhone X, seperti dikutip dari CNET. Dia mengatakan bahwa desain iPhone benar-benar bagus, tetapi hal buruknya adalah Face ID tidak menjamin kerahasiaan data pribadi pemilik perangkat.

Snowden menjelaskan, teknologi Face ID bisa belajar menggali informasi atau data dari teknologi facial recognition yang disematkan. Meskipun Face ID hanya akan menyimpan informasi pada memori perangkat iPhone X, bukan di server cloud milik Apple, tidak berarti data tersebut aman. Snowden menyebutkan, jika bocor, data tersebut bisa dieskploitasi oleh pencuri, dan bahayanya bisa lebih besar lagi, mengingat data tersebut adalah wajah setiap pengguna iPhone X.


(MMI)

Xiaomi  Mi 7 Muncul di MWC 2018?
MWC 2018

Xiaomi Mi 7 Muncul di MWC 2018?

1 day Ago

Xiaomi akan turut hadir di ajang MWC 2018 mendatang, dan dikabarkan akan mengumumkan Mi 7.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.