Fokus ke Bisnis Keamanan, BlackBerry tak Tinggalkan Bisnis Ponsel

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 10 Aug 2017 19:44 WIB
blackberry
Fokus ke Bisnis Keamanan, BlackBerry tak Tinggalkan Bisnis Ponsel
BlackBerry Aurora, smartphone pertama dari BB Merah Putih. (MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Fokus utama BlackBerry adalah pada bisnis keamanan siber. Meskipun begitu, mereka juga enggan untuk meninggalkan sisi bisnis konsumen begitu saja. Hal ini disampaikan oleh CEO BlackBerry John Chen saat ditemui di SCTV Tower, Kamis (10/8/2017). 

"Kami punya dua bisnis konsumen. Pertama adalah smartphone, kedua adalah aplikasi messaging BBM," ujar Chen. "Ketika saya membayangkan masa depan perusahaan, saya rasa kami akan lebih fokus pada keamanan siber. Saya ingin membangun bisnis enterprise dengan memanfaatkan pengetahuan dan aset BlackBerry. Namun, kami juga harus meneruskan bisnis konsumen karena ini penting."

Chen percaya, cara terbaik untuk meneruskan bisnis konsumen BlackBerry adalah dengan mencari rekan lokal. Terkait bisnis smartphone, di Indonesia, BlackBerry bekerja sama dengan Tiphone untuk membuat perusahaan patungan bernama BB Merah Putih. Sementara di India, mereka melisensikan produk mereka pada operator telekomunikasi Optimus

Di Indonesia, Chen merasa, bisnis Apple tidak terlalu besar meski Samsung dan perusahaan asal Tiongkok seperti Oppo terlihat sangat agresif. "Kami unik, karena kami menyediakan produk high-end. Jika kami punya rekan lokal yang mengerti pasar lokal, kami akan memiliki kesempatan lebih tinggi untuk sukses." 

Secara jujur dia mengaku, BlackBerry mungkin tidak akan bisa menjadi nomor satu di pasar smartphone Indonesia karena kesulitan untuk bersaing di kelas low-end, yang volume penjualannya justru besar. 

Pada peluncuran BlackBerry Aurora pada bulan Maret lalu, pihak BB Merah Putih menyebutkan bahwa mereka ingin menguasai 20-25 persen pangsa pasar dari segmen smartphone seharga Rp3-4 juta. Mereka merasa, segmen tersebut berkontribusi 13 persen pada keseluruhan pasar smartphone Indonesia. 

Strategi yang BlackBerry gunakan terkait BBM juga sama. Pada pertengahan tahun lalu, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk alias Emtek telah mengakuisisi lisensi BBM

"Di Indonesia, banyak orang yang menggunakan BBM, pada saat yang sama, semakin banyak orang yang menggunakan WhatsApp. Karena itu, kami memilih untuk bekerja sama dengan perusahaan lokal seperti Emtek untuk membuat platform yang memberikan layanan dan konten lokasl yang masyarakat inginkan," katanya. Salah satu layanan baru yang BBM berikan sekarang adalah komik dan novel digital


(MMI)

Lenovo K6 Power, Saat Baterai adalah Segalanya
Review Smartphone

Lenovo K6 Power, Saat Baterai adalah Segalanya

3 days Ago

Melihat sepak terjang Lenovo selama ini, mereka tampaknya sadar betul bahwa konsumen Indonesia …

BERITA LAINNYA
Video /