Tiongkok Alami Penurunan Distribusi Ponsel Paruh Pertama 2017

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 10 Aug 2017 10:50 WIB
smartphonetiongkok
Tiongkok Alami Penurunan Distribusi Ponsel Paruh Pertama 2017
Pendistibusian smartphone di Tiongkok pada pertengahan tahun pertama 2017 mengalami penurunan.

Metrotvnews.com: Sigmaintell Consulting merilis data penelitiannya terkait pendistribusian smartphone di pasar Tiongkok untuk pertengahan tahun pertama 2017. Data tersebut menampilkan pendistribusian smartphone mencapai 230 juta unit.

Jumlah tersebut tercatat 1,4 persen lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2016 lalu. Vendor berbasis di Tiongkok ini telah mengirimkan sebanyak 290 juta unit ponsel, namun angka ini tercatat 6,2 persen lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Mengalami penuruan pengiriman di Tiongkok untuk seluruh vendor, Huawei, Oppo, Vivo dan Xiaomi dinilai mengalami nasib berbeda di pasar di luar Tiongkok. Hal ini dilaporkan GSM Arena, berkat peningkatan hardware, serta cara promosi dan penjualan perangkat lebih baik.

Untuk layar, ponsel dengan panel LCD in-cell tercatat didistribusikan sebanyak 71 juta unit, dengan 25 juta di antaranya merupakan perangkat bermerek Huawei. Pendistribusian ponsel berpanel layar AMOLED menurun 13,8 persen menjadi 37,4 juta unit.

Alasan penurunan signifikan tersebut dilaporkan akibat perubahan pada proses produksi Oppo, ke smartphone dengan panel in-cell. Bersamaan dengan anak perusahaan BKK lain, yaitu Vivo, kedua perusahaan tersebut merajai pendistribusian smartphone AMOLED di Tiongkok sebesar 71 persen.

Permintaan untuk panel LED masih dinilai baik, demikian juga dengan panel LCD in-cell dan LTPS setelah sejumlah vendor mengadopsi rasio layar 18:9, yang menggunakan lapisan kaca di bagian atas panel tersebut.


(MMI)

Samsung Galaxy C9 Pro, Si Bongsor Bodi Mulus
Review Smartphone

Samsung Galaxy C9 Pro, Si Bongsor Bodi Mulus

1 week Ago

Samsung Galaxy C9 Pro hadir dengan layar besar berukuran 6 inci, dengan dukungan RAM dan memori…

BERITA LAINNYA
Video /