SpaceX Uji Coba Roket Baru

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 04 Sep 2017 12:02 WIB
antariksa
SpaceX Uji Coba Roket Baru
Falcon Heavy dapat mengangkut beban lebih berat dari Falcon 9. (Flickr)

Metrotvnews.com: CEO SpaceX Elon Musk ingin meluncurkan roket Falcon Heavy untuk pertama kalinya pada bulan November mendatang. Dua bulan menjelang rencana peluncuran itu, SpaceX mengumumkan bahwa mereka telah selesai melakukan pengujian pada 3 stage core pertama dari roket Falcon Heavy. 

Melalui Twitter, SpaceX menyebutkan bahwa tiga stage core Falcon Heavy telah selesai diuji. Melalui kicauan itu, mereka juga menunjukkan video dari pengujian salah satu core tersebut. Seperti yang disebutkan oleh The Verge, Falcon Heavy memiliki ukuran yang jauh lebih besar dari roket yang telah diluncurkan oleh SpaceX sejauh ini. 
 


Tidak heran, mengingat pada dasarnya, Falcon Heavy merupakan penggabungan dari 3 roket Falcon 9. Daya dorong gabungan ini akan memungkinkan SpaceX untuk meluncurkan objek dengan berat hingga 140 ribu pon atau sekitar 63.500 kg. Sebagai perbandingan, saat ini, satu roket Falcon 9 tidak akan bisa membawa objek dengan berat lebih dari 50 ribu pounds (22.600 kg) dalam satu perjalanan. 

Menurut laporan Engadget, dengan kemampuannya untuk membawa beban lebih berat, Falcon Heavy diharapkan akan dapat ikut serta dalam program ke Bulan dan Mars. Semakin cepat SpaceX bisa meluncurkan Falcon Heavy, semakin cepat pula ia akan bisa ikut serta misi peluncuran sebenarnya. Sama seperti Falcon 9, tiga booster dari Falcon Heavy dirancang sedemikian rupa sehingga ia bisa didaratkan di Bumi setelah diluncurkan. 

Musk pertama kali memamerkan Falcon Heavy pada 2011. Namun, peluncurannya terus ditunda. Sekarang, Musk ingin meluncurkan roket tersebut pada bulan November. Dan tampaknya, kali ini, rencana itu akan bisa direalisasikan. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.