SoftBank Setuju Tanam Uang di Uber

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 13 Nov 2017 14:09 WIB
uber
SoftBank Setuju Tanam Uang di Uber
Uber akan mendapatkan investasi dari SoftBank. (AFP PHOTO / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / JUSTIN SULLIVAN)

Metrotvnews.com: Uber akhirnya menyelesaikan perjanjian untuk menjual sejumlah sahamnya ke SoftBank, konglomerat asal Jepang. Dengan begitu, Uber akan bisa mengeksekusi rencananya untuk melakukan penawaran saham perdana atau IPO pada 2019

Dalam perjanjian ini, sekumpulan investor yang dipimpin oleh SoftBank akan membeli setidaknya 14 persen saham Uber, menurut orang-orang yang tahu tentang hal ini meski mereka meminta untuk tidak disebutkan namanya karena informasi itu bersifat rahasia, lapor New York Times.

SoftBank berencana untuk membeli saham baru di Uber dengan total nilai USD1 miliar (Rp13,5 triliun). Namun, sebagian besar saham yang akan dibeli dalam perjanjian ini merupakan saham lama Uber yang dipegang oleh para investor sebelumnya. 

SoftBank berencana untuk membeli saham lama Uber dalam perjanjian yang disebut sebagai tender offer, yang akan memerlukan waktu setidaknya 1 bulan untuk diproses. Selama proses itu, harga untuk saham Uber akan ditentukan.

Jika para investor enggan untuk menjual sahamnya dan SoftBank tidak bisa membeli 14 persen saham Uber, maka SoftBank bisa mengundurkan diri dari perjanjian ini. 

"Kami telah membuat perjanjian dengan konsorsium yang dipimpin oleh SoftBank dan Dragoneer terkait potensial investasi," kata Matt Kallman, juru bicara Uber. "Kami pecaya, perjanjian ini merupakan bukti kepercayaan akan potensi Uber di masa depan.

"Setelah disetujui, perjanjian ini akan membantu investasi kami dalam teknologi dan rencana ekspansi kami baik di Amerika Serikat atau di negara lain sambil memperkuat peraturan internal perusahaan."


(MMI)

Gandeng Google, Lenovo Ciptakan Smart Display untuk Rumah Pintar
CES 2018

Gandeng Google, Lenovo Ciptakan Smart Display untuk Rumah Pintar

5 hours Ago

Lenovo Smart Display menghadirkan layanan asisten digital Google Assistant dalam bentuk layar s…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.