Sony Hidupkan Kembali Robot Anjing dengan Kecerdasan Buatan

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 01 Nov 2017 23:45 WIB
sony
Sony Hidupkan Kembali Robot Anjing dengan Kecerdasan Buatan
Robot anjing Sony Aibo terbaru.

Metrotvnews.com: Sony mengumumkan bahwa mereka baru saja menghidupkan kembali perangkat robot berwujud anjing yang pernah diperkenalkan pada tahun 1999 dengan desain dan teknologi yang lebih sempurna.

Seperti yang dikabarkan oleh TechCrunh, Sony kembali menciptakan versi terbaru dari robot anjing buatan mereka yang bernama Aibo. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, Sony terakhir merilis versi terbaru Aibo di tahun 2005.

Dari sisi tampilan fisik, Aibo yang dirilis kali ini lebih memiliki perawakan yang benar-benar seperti seekor anjing ketimbang bentuknya yang dahulu. Perawakan tubuhnya lebih membulat dengan tambahas sepasang telinga dan mata yang bisa menampilkan ekspresi natural menyerupai gerak gerak hewan aslinya.

Dari sisi teknologi, bisa dipastikan Aibo hadir dengan kemampuan yang lebih canggih. Robot ini bisa bergerak dan merespon lebih natural berkat teknologi kecerdasan buatan yang dibenamkan.

Robot anjing Aibo menggunakan kamera jenis fish eye sebagai penglihatannya dan dibekali dengan sensor lainnya, sehingga Aibo bisa menganalisan gambar serta suara di sekitarnya. Nantinya, Aibo bisa merespons interaksi yang terjadi antara dia dan penggunanya.

Pihak Sony juga menyebutman bahwa Aibo bisa belajar dari setiap interaksi antara perangkat tersebut dengan majikannya. Jika diizinkan oleh penggunanya, Aibo akan merekam setiap interaksi yang terjadi di dalam sistem cloud mereka dan mempelajarinya untuk mengembangkan kecerdasan dan kemampuan interaksinya.

Aibo sendiri baru akan dirilis untuk Jepang sana dengan harga JPY198 ribu setara Rp23 juta. Harga tersebut belum termasuk biaya berlangganan layanan cloud untuk mendukung kemampuan kecerdasan buatan seharga USD26 untuk tiga bulan, dan USD790 untuk biaya berlangganan selama 3 tahun.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.