Samsung Ajarkan Keterampilan Coding untuk Guru dan Siswa

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 04 Oct 2017 11:55 WIB
samsung
Samsung Ajarkan Keterampilan Coding untuk Guru dan Siswa
Kelas coding Samsung bekerjasama dengan SMA Negeri Unggulan MH Thamrin Jakarta Timur

Metrotvnews.com, Jakarta: Samsung ingin meningkatkan jumlah talenta coding di Indonesia, caranya dengan membekali keterampilan coding sejak di usia sekolah lewat kurikulum pendidikan resmi. 

Berlokasi di SMA Negeri Unggulan MH Thamrin, Jakarta Timur, hari ini (4/10/2017) Samsung meresmikan kerja sama dengan sekolah tersebut dalam program pembukaan fasilitas Samsung Smart Learning Class.

Fasilitas ini berupa ruang kelas sekaligus laboratorium untuk para siswa dan guru mengembangkan pengetahuan di bidang teknologi serta mengoptimalkan manfaatnya untuk hal-hal positif.

Keterampilan coding menjadi fokus materi pembelajaran dari program Samsung. Ini dinilai mampu menciptakan generasi muda yang tidak hanya mengerti memanfaatkan teknologi, tetapi juga menciptakannya dengan menguasi ilmu pemrogaman komputer dan software.

"Hampir semua aktifitas kita dibantu teknologi, sehingga dibutuhkan banyak talenta yang mampu menguasai IT untuk mendorong pemanfaatan teknologi untuk kebutuhan sehari-hari yang semakin kompleks. Program ini tidak hanya diperuntukkan bagi para siswa sebagai  peserta didik saja tetapi juga guru untuk  bisa memanfaatkan perkembangan IT dalam metode pembelajaran," kata Corporate Affairs Vice President Samsung Electronics Indonesia, Kanghyun Lee.

Mengutip data dari perusahaan analisis pasar kerja Burning Glass, Kanghyun menuturkan pada tahun 2015 terdapat 7 juta lowongan kerja di Amerika Serikat yang membutuhkan keterampilan coding.

Indonesia sebagai pasar berkembang di bidang IT diharapkan Kanghyun tidak hanya menjadi konsumen saja tetapi bisa menciptakan talenta yang bisa ikut menciptakan inovasi bagi dunia.

"Bantuan Samsung membuka pandangan kami tentang potensi yang dihadirkan oleh perkembangan IT saat ini. Kegiatan coding ini adalah hal baru bagi kami yang manfaatnya sekarang sudah kita rasakan sehari-hari. Tentu saja, ini bisa jadi bekal bagi siswa kami untuk menghadapi dunia kerja yang kini serba berbasis teknologi," tutur Kepala Sekolah SMA Negeri Unggulan MH Thamrin, Drs. Warnoto.

Pada Samsung Smart Learning Class di SMA Negeri Unggulan MH Thamrin tersedia 25 perangkat Samsung Galaxy Tab A with S-Pen yang nantinya dipergunakan untuk pembelajaran coding. Dukungan perangkat lainnya ada dua buah Smart TV Samsung dan perangkat Samsung Gear VR.

Fasilitas tersebut akan mendukung kegiatan coding yang dilakukan rutin dua minggu sekali selama periode satu tahun. Kegiatan coding yang diprakarsa Samsung saat ini masih akan menjadi ekstrakurikuler di sekolah.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.