Facebook Diam-Diam Hidupkan Kembali Google Project Ara

Lufthi Anggraeni    •    Sabtu, 22 Jul 2017 15:10 WIB
facebookgoogle
Facebook Diam-Diam Hidupkan Kembali Google Project Ara
Facebook mendaftarkan paten perangkat serupa dengan Project Ara milik Google.

Metrotvnews.com: Proses pengembangan Project Ara, smartphone modular futuristik Google, harus berhenti setelah memproduksi satu prototipe yang dipamerkan di hadapan publik. Namun, kehadiran Moto Mods disebut sebagai alternatif pengganti Project Ara.

Tidak lagi dikembangkan oleh Google, Facebook diam-diam menunjukan ketertarikannya pada sisa pengembangkan smartphone Project Ara. Menurut laporan Business Insider, divisi rahasia Facebook bernama Building 8 tengah mempekerjaan sejumlah pengembang dari Project Ara.

Salah satunya adalah Regina Dugan. Wanita yang sebelumnya mengawasi proses pengembangan proyek Google tersebut kini dilaporkan menjadi kepala dari Building 8. Laporan ini berawal dari pendaftaran paten yang dilakukan oleh Facebook. Paten tersebut digambarkan sebagai casis dan modul dengan berbagai fungsi yang dapat dihubungkan ke casis.



Pada dokumen, paten tersebut didaftar akan digunakan pada smartphone dan speaker cerdas. Hal serupa dengan tujuan dan fungsi yang diusung oleh perangkat Google Project Ara sebelumnya.

Belum tersedia konfirmasi resmi terkait informasi tersebut, tapi jika perangkat tersebut akan diwujudkan, konsumen baru akan dapat memperolehnya dalam beberapa tahun mendatang. Terutama mengingat Facebook belum berpengalaman di ranah hardware.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.