Cara Unik Pokemon Go Hukum Pemain Curang

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 25 May 2017 16:29 WIB
pokemon go
Cara Unik Pokemon Go Hukum Pemain Curang
Niantic menerapkan metode unik untuk menghukum pelaku kecurangan pada game Pokemon Go.

Metrotvnews.com: Pengembang game mobile Pokemon Go, Niantic, menemukan cara unik untuk menghukum pemain yang melakukan kecurangan, yaitu dengan memberikan mereka hal yang tidak diinginkan.

The Next Web melaporkan, cara ini pertama kali ditemukan oleh anggota subreddit Pokemon Go, The Silph Road, yang digulirkan pada akhir pekan lalu. Pendekatan baru ini akan melakukan sejumlah langkah, seperti menandai akun pelaku kecurangan.

Dengan penandaan tersebut, Niantic akan menerapkan pelarangan bayangan, memungkinkan pemain untuk tetap dapat memainkan game tersebut, namun hanya dapat menemukan monster Pokemon standar.

Kecurangan lain yang ditemukan Niantic adalah penggunaan pemindai untuk menampilkan lokasi monster Pokemon Go langka. Hal ini ditujukan untuk mengurangi kesulitan yang harus dihadapi pemain saat mencarinya dengan berjalan kaki menjelajahi area sekitar mereka.

Sementara itu, penggunaan software pihak ketiga bertentangan dengan persyaratan layanan Niantic. Sebelumnya, pelanggaran tersebut mengakibatkan pelarangan massal terhadap akun yang melakukan kecurangan.

Pengguna Silph Road mengungkap belum tersedia informasi resmi yang mengonfirmasikan alasan penyebab penandai tersebut. Namun, mereka menyakini solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut akan segera diumumkan.

Pada ajang 21st Annual Webby Awards, Niantic menyebut musim panas ini akan menjadi musim yang legendaris. Pernyataan tersebut memicu spekulasi perubahan akan terjadi sebelum musim panas berakhir, yaitu kehadiran monster Pokemon legendaris dalam game mobile tersebut.


(MMI)

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT
Review Game

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT

1 day Ago

Dissida Final Fantasy NT merupakan game sekaligus fan service bagi penggemar dan pengikut setia…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.