FlySpaces Terima Investasi Pre-Series A Bernilai Rp28 Miliar

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 11 Aug 2017 13:09 WIB
startup
FlySpaces Terima Investasi Pre-Series A Bernilai Rp28 Miliar
FlySpace mendapatkan investasi pra-series A bernilai Rp28 miliar dari sejumlah investor asal Filipina.

Metrotvnews.com, Jakarta: FlySpaces, marketplace untuk ruang perkantoran berjangka pendek, mengumumkan penerimaan investasi Pra-Series A bernilai USD21 juta (Rp28 miliar). Investasi tersebut berasal dari sejumlah investor asal Filipina.

Investor tersebut dipimpin oleh Raymond Rufino, Co-President Net Group, dan memiliki anggota termasuk firma equitas pribadi dan pengusahan property terkemuka asal Filipina lainnya. Hal ini menjadikannya sebagai pendanaan Pre-Series A terbesar yang dipimpin oleh investor asal Filipina.

“Para developer properti asal Filipina telah menunjukkan keinginan mereka untuk berinovasi, dan saya dengan senang hati menyambut beberapa nama yang paling dihormati di real estat komersial lokal diantara para investor kami, karena kami dengan bangga menjadi sebuah kisah sukses Startup di Filipina,” ujar CEO FlySpaces, Mario Berta.

FlySpace berencana menggunakan dana investasi tersebut untuk melakukan ekspansi ke pasar lain di kawasan Asia Tenggara yang dinilai tengah mengalami pertumbuhan signifikan, terutama di Indonesia. Selain itu, dana investasi tersebut juga akan digunakan FlySpce untuk memperkuat bidang teknologi mereka.

FlySpace juga mengungkap terfokus pada usaha kecil menengah (UKM) dan perusahaan multi-nasional, yang mencari solusi ruang kantor fleksibel dengan cepat. Investasi tersebut juga disebut FlySpace mendorongnya dalam menghadirkan solusi lebih baik terkait dengan layanna ruang kantor yang ditawarkannya.

Saat ini, perusahaan yang beroperasi sejak tahun 2015, telah menyediakan dan mengelola lebih dari 1.000 kantor dan 400 ribu meter persegi. FlySpace juga telah melayani lebih dari 500 pelanggan selama 18 bulan terakhir di lima negara lokasi operasionalnya, yaitu Filipina, Singapura, Malaysia, Hong Kong, dan Indonesia.


(MMI)

Video /