Ilmuwan Ingin Buat Laser Demi Lindungi Bumi dari Alien

Riandanu Madi Utomo    •    Senin, 03 Oct 2016 15:19 WIB
antariksa
Ilmuwan Ingin Buat Laser Demi Lindungi Bumi dari Alien
Laser bisa digunakan untuk melindungi Bumi dari alien (ESO / G. Hudepohl)

Metrotvnews.com: Salah satu pernyataan Stephen Hawking yang cukup kontroversial adalah ketika ia memperingatkan manusia untuk tidak mencoba mengontak alien.

Hawking mengatakan jika alien tersebut memiliki teknologi yang lebih canggih, maka kehidupan di Bumi bisa dimusnahkan, bahkan manusia mungkin bisa diperbudak oleh para alien. Lalu, bagaimana caranya melindungi planet Bumi dari deteksi oleh alien?

Ilmuwan David Kipping memiliki satu metode yang cukup unik, yaitu menggunakan laser. Menurut Popular Science, laser yang diajukan dalam rancangan Kipping merupakan laser khusus yang bisa membuat Bumi tidak terlihat seperti planet berpotensi untuk dihuni makhluk hidup.

Cara kerja laser tersebut cukup sederhana. Laser dengan frekuensi tertentu akan dipancarkan dari orbit Bumi ke arah yang diperkirakan menjadi titik pengamatan alien.

Laser tersebut dikatakan bisa menghalau gelombang khusus yang dipancarkan oleh teleskop pengamatan antariksa, sehingga alien yang mengamati ke arah Bumi dipastikan tidak akan menemukan Bumi.

Meski menemukan Bumi, informasi yang didapatkan akan berbeda dan Bumi akan seperti planet yang terlalu dekat dengan matahari.

Pembuatan laser di orbit Bumi juga dinilai tidak akan sulit, sementara untuk energinya, Kipping mengatakan laser tersebut hanya perlu energi listrik tak lebih dari konsumsi listrik 40 rumah.

Laser tersebut nantinya akan memancarkan energi hingga 30MW dan hanya perlu diaktifkan selama 10 jam dalam setahun, yaitu ketika posisi Bumi dengan matahari ada di titik terdekat.

Selain mengajukan konsep pembuatan laser untuk melindungi Bumi dari deteksi alien, Kipping juga mengatakan alien bisa saja menggunakan teknik serupa untuk melindungi planetnya.

Jika benar demikian, maka sistem pengamatan antariksa perlu dirombak jika kita ingin menemukan planet yang dihuni alien.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.