Microsoft Tambah Opsi Gestur untuk Launcher Android

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 17 May 2018 10:53 WIB
microsoft
Microsoft Tambah Opsi Gestur untuk Launcher Android
Microsoft menggulirkan update untuk Launcher versi Android karyanya.

Jakarta: Microsoft belum berhenti menghadirkan update untuk launcher versi Android miliknya.  Tidak menghadirkan perubahan besar, update Microsoft Launcher yang baru digulirkannya berisi sejumlah perubahan guna memperbaiki pengalaman.

Pengguna launcher ini akan menemukan update tersebut tersedia untuk diunduh via Google Play Store. Pada update tersebut, pengguna dapat menemukan perubahan terpenting yaitu logis import layar Home lebih baik, serta pengurutan aplikasi pada folder berdasarkan alfabet.

Selain itu, pengguna juga akan menemukan tampilan nama aplikasi atau folder di dock pada update tersebut, didampingi oleh kemampuan mengubah opsi gestur menekan tombol Home dari layar Home. Update ini juga berbekal gestur baru yang memungkinkan pengguna mengunci secara cepat layout dari layar Home mereka.

Tidak hanya sejumlah perubahan tersebut, Microsoft juga menggulirkan update versi beta dari launcher tersebut, dengan satu perubahan besar bertajuk Your family in Launcher. Dasarnya, orang tua pengguna launcher ini dapat melihat lokasi dan aktivitas terakhir anak menggunakan smartphone.

Sebelumnya, Microsoft mengumumkan bahwa mesin pencarian Bing tidak akan menampilkan iklan cryptocurrency dan produk terkait. Keputusannya tersebut berdasarkan pada absennya regulasi yang mengatur cryptocurrency dan produk terkait tersebut, dan penilaian bahwa halini memiliki ancaman besar untuk pengguna.

Langkah serupa telah dilakukan oleh Facebook yang mulai melarang iklan terkait mata uang virtual ini sejak bulan Januari lalu. Langkah tersebut juga diikuti Google pada bulan Maret, dengan melarang peredaran iklan terkait cryptocurrency di iklan AdWords miliknya.

Sementara itu, dokumen paten baru Microsoft yang didaftarkan ke badan regulator terkait mengungkap bahwa perusahaan asal Amerika Serikat tersebut mungkin akan menggunakan tiga layar berdesain lipat karya atau disebut sebagai Project Andromeda, termasuk layar kecil yang tersemat pada engsel.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.