Google Assistant Sekarang Bisa Bahasa Indonesia

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 02 Apr 2018 14:02 WIB
google
Google Assistant Sekarang Bisa Bahasa Indonesia
foto: Android Central

Jakarta: Google meluncurkan Asisten Google dalam Bahasa Indonesia hari ini. Asisten virtual buatan Google ini pada awalnya diluncurkan pada Mei 2016. 

Asisten tersebut bisa digunakan untuk smartphone  Android yang telah menggunakan Android 5.0 (Lollipop) atau yang lebih baru.

Tidak hanya itu, Google juga menyediakan asisten virtual untuk pengguna iPhone. Asisten Google ini dapat dipasang ke perangkat berbasis iOS yang menggunakan versi iOS 9.1 ke atas. 

Ada berbagai hal yang bisa Anda lakukan dengan Asisten. Beberapa di antaranya adalah mengirim SMS, menyetel pengingat dan alarm, dan meminta petunjuk arah.

Salah satu masalah yang biasa ditemui ketika menggunakan asisten virtual adalah karena ia hanya dibuat untuk memahami bahasa Inggris. Karena itu, biasanya ia tidak akan mengerti kata dalam bahasa Indonesia.

Namun, Google menyebutkan bahwa asisten virtual ini dapat mengerti hal-hal yang menjadi khas Indonesia, misalnya nasi goreng. Google membanggakan bahwa asisten ini bahkan bisa menerjemahkan kalimat ke bahasa Jawa.

Sama seperti Assistant, untuk mengakses Asisten Google dalam bahasa Indonesia, Anda bisa mengucapkan "Ok Google" atau menekan tombol Home selama beberapa waktu. 

Google juga bekerja sama dengan beberapa developer, memungkinkan aplikasi dari pengembang itu diakses menggunakan Asisten Google. Beberapa aplikasi yang bisa diakses adalah Al-Qolam, Joox, KASKUS, Klikdokter, Mobile Legends, Tebak Gambar dan Vira dari BCA. Untuk mengaksesnya, Anda bisa mengatakan, "Ok Google, bicara dengan (nama aplikasi)."

“Asisten Google dalam Bahasa Indonesia pertama kali diluncurkan di Allo pada bulan Agustus 2017 lalu," kata Veronica Utami, Head of Marketing dari Google Indonesia. "Kami berharap Asisten Google akan memudahkan aktivitas para pengguna."


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.