Indosat Ooredoo Business Luncurkan IoT Connect

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 25 Jul 2018 14:51 WIB
indosattelekomunikasi
Indosat Ooredoo Business Luncurkan IoT Connect
Indosat Ooredoo meluncurkan platform layanan self-service berbasis web, bertajuk IoT Connect.

Jakarta: Indosat Ooredoo resmi meluncurkan IoT Connect, ditujukan untuk memperkuat posisinya sebagai hub dari ekosistem Internet of Things (IoT), melalui Indosat Ooredoo Business sebagi mitra digital pilihan.

IoT Connect merupakan Connectivity Management yang mendapatkan dukungan dari Ericsson.
Dukungan Ericcson ini dihadirkan melalui data center yang berlokasi di Indonesia, diklaim memungkinkan tingkat keamanan lebih baik, dengan bandwidth lebih tinggi.

Hal ini dinilai akan sangat bermanfaat saat digunakan pada aktivitas yang berkaitan dengan IoT seperti streaming. Melalui platform ini, Indosat Ooredoo menyediakan layanan self-service berbasis web, diklaim untuk memungkinkan visualisasi, monitoring dan pengendalian kartu SIM yang terpasang di perangkat, baik perangkat statis maupun perangkat bergerak. Aktivitas ini dapat dilakukan melalui jaringan seluler secara real-time.

“Strategy Indosat Ooredoo Business sebagai preferred digital partner, kami wujudkan dengan inovasi dalam IoT Connect ini.Kami melihat market B2B khususnya IoT adalah potensi pertumbuhan bisnis besar bagi Indosat Ooredoo, pemanfaatan IoT akan memungkinkan transformasi digital menjadi nyata pada berbagai bidang," ujar Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Herfini Haryono.

Peluncuran platform ini juga sebagai bentuk dukungan Indosat Ooredoo terkait inisiatif Industry 4.0, Smart City dan sistem transportasi pintar di Indonesia. Selain itu, IoT Connect melengkapi portofolio produk Indosat Ooredoo Business milik Indosat Ooredoo.

Selain itu, IoT dinilai sebagai teknologi pendorong utama dalam Industry 4.0, Smart CIty dan sistem Transportasi dan Logistik cerdas, juga disebut Indosat Ooredoo sebagi solusi dan konsep pengembangan konektivitas internet yang akan dapat dimanfaatkan organisasi untuk menghasilkan kemampuan lebih unggul demi bertahan dalam persaingan.

Kehadiran IoT Connect ini juga disebut Indosat Ooredoo sebagai dukungan untuk mewujudkan cita-cita Indonesia guna menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di ASEAN dan negara ekonomi terbesar keenam di dunia pada tahun 2030.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.