Honor Siapkan TKDN dan 25 Pusat Layanan di Indonesia

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 28 Mar 2018 11:10 WIB
honor
Honor Siapkan TKDN dan 25 Pusat Layanan di Indonesia
Presiden Honor George Zhao.

Jakarta: Mewujudkan komitmennya untuk menyeriusi pasar Indonesia, Honor mempersiapkan sejumlah investasi termasuk sebagai upaya memenuhi regulasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang dicanangkan oleh pemerintah untuk produsen smartphone 4G.

"Kami sudah mempersiapkan investasi untuk pasar Indonesia, dengan mendirikan pabrik. Pembangunan pabrik ini akan bekerja sama dengan PT Satnusa di Batam. Saat ini masih dalam persiapan, namun segera dibangun," ujar Presiden Honor Indonesia James Yang.

Menyoal TKDN, Yang menyebut saat ini seluruh produk yang dihadirkannya di Indonesia sudah memenuhi persyaratan regulasi pemerintah tersebut melalui hardware dan software. Namun, Honor enggan menjabarkan persentase komposisi pemenuhan regulasi tersebut.

Selain itu, sertifikasi TKDN dari pemerintah disebut Honor masih dalam proses persetujuan, meski diyakini Presiden Honor George Zhao akan tersedia pada saat smartphone karyanya dipasarkan di seluruh Indonesia. Keseriusan merambah pasar Indonesia juga dihadirkan Honor melalui layanan purna jual yang ditawarkannya.

Yang menyebut, saat ini Honor telah bekerja sama dengan PT Icool International Indonesia dan menghadirkan sebanyak 25 pusat layanan purna jual di sejumlah kota di Indonesia.

Tidak berhenti di sana, Honor berencana untuk menambahkan pusat layanan purna jualnya di masa mendatang, meski enggan menyebut jumlah pasti pusat layanan yang akan ditambahkannya tersebut.

Menargetkan menjadi produsen smartphone nomor 1 di Indonesia, Honor memiliki ranah digital sebagai medium pemasarannya. Ranah ini dinilai lebih mampu menjangkau konsumen secara lebih luas, jika dibandingkan dengan penjualan secara offline.

Selain itu, pemilihan ranah online sebagai medium utama pemasarannya tersebut selaras dengan jumlah pengguna internet di Indonesia yang besar dan terus mengalami peningkatan, serta target konsumen muda yang gemar menggunakan internet. Untuk tahun 2018 ini, Honor berencana menghadirkan setidaknya enam model smartphone.

Honor mengaku tidak khawatir dengan popularitas yang dimiliki Xiaomi di Indonesia, berkat dukungan komunitasnya yang besar.

Zhao menyakini Honor mampu menghadapi pesaingan dengan kemampuan dan keahlian yang dimilikinya, serta pendapatan yang diklaim 20 persen lebih tinggi dari Xiaomi.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.