NVIDIA Siapkan NVLink untuk Visual 8K

Mohammad Mamduh    •    Jumat, 28 Sep 2018 13:54 WIB
nvidiahardwaregeforce rtxvga
NVIDIA Siapkan NVLink untuk Visual 8K
NVIDIA NVLink (PCGamesN)

Jakarta: Selain mengumumkan rumpun VGA teranyar RTX berbasis arsitektur Turing, NVIDIA juga mengumumkan bahwa mereka menyiapkan generasi terbaru sebagai penerus mode SLI pada jajaran kartu grafisnya.

Mereka menyebut teknologi ini bernama NVIDIA NVLink. Apa yang membuatnya berbeda dengan SLI?

Jika Anda belum mengetahuinya, NVIDIA SLI adalah teknologi yang membuka akses penggunaan dua atau lebih kartu grafis sekaligus pada komputer.

Akses ini melalui satu alat bernama SLI bridge yang terpasang pada pinggir VGA. Alat ini sebagai penghubung antar kartu grafis, dan membuat performa visual PC meningkat pesat.

NVIDIA NVLink secara fisik punya tampilan yang lebih sangar, ketimbang SLI bridge yang hanya seperti lempengan tipis yang cukup lentur. Pihak NVIDIA menyebutkan NVLink menawarkan kecepatan yang lebih tinggi dan bandwidth yang lebih luas, mencapat 100GB per detik.



Selain kecepatan, NVLink bisa memberikan pekerjaan yang lebih spesifik kepada satu kartu grafis, membuatnya lebih efisien saat memproyeksi visual dan membagikan kapasitas memori.

NVLink juga menjadi jawaban SLI yang selama ini memiliki latency cukup tinggi ketika dua kartu grafis berkomunikasi, karena jalur transmisi yang dinilai masih terlalu jauh.

Pihak NVIDIA menyebutkan bahwa NVLink nantinya bisa menawarkan frame buffer memory hingga 96GB. Ini setara dengan dua unit Quadro RTX 8000 dengan kapasitas masing-masing 48GB.

Nantinya, NVIDIA NVLink sanggup menampung transmisi data untuk proyeksi visual 8K Surround pada RTX 2080 Ti.

Perlu diketahui bahwa optimalisasi NVIDIA RTX dengan NVLink juga bergantung pada game yang ditawarkan.

Meski punya bandwidth dan kemampuan yang lebih baik, kinerjanya tidak akan terlihat saat sebuah game tidak mendukung kemampuan tersebut. NVIDIA menekankan bahwa dukungan resolusi 8K ini menjadi bukti mereka telah menyiapkan sesuatu di masa depan.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.