Baidu Kembangkan Software Penerjemah Pintar

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 16 Mar 2017 08:28 WIB
teknologibaidu
Baidu Kembangkan Software Penerjemah Pintar
Ilustrasi. (Getty Images/iStockphoto)

Metrotvnews.com: Melakukan transkripsi memakan waktu yang tidak sedikit. Terkadang, obrolan pendek membutuhkan waktu berjam-jam untuk ditulis.

Perusahaan pencarian asal Tiongkok, Baidu, ingin memecahkan masalah ini dengan membuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). Menurut laporan Engadget, Baidu baru saja meluncurkan versi beta dari SwiftScribe, aplikasi yang menggunakan jaringan syaraf untuk mengerti pembicaraan manusia. 

Baidu menjanjikan, software ini dapat mengubah percakapan menjadi teks dengan cukup akurat berkat "ribuan jam" pelatihan yang mereka lakukan. Pelatihan yang dimaksud di sini adalah membiarkan software ini untuk mendengarkan berbagai rekaman. 

Tidak hanya itu, ia juga bisa mengedit hasil transkripsi berdasarkan bagaimana cara orang berbicara. Dengan begitu, Anda tidak perlu lagi menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengubah transkripsi dari software ini.

Sayangnya, saat ini, Baidu hanya mengundang sekitar 30-50 orang yang sering melakukan transkripsi untuk mencoba versi beta dari software buatannya. Selain itu, perusahaan asal Tiongkok ini juga belum menjelaskan ketersediaan atau harga dari SwiftScribe ketika ia akhirnya diluncurkan. 

Satu hal yang pasti, keberadaan software transkripsi berbasis AI ini dapat membantu banyak orang dalam berbagai industri, mulai dari wartawan hingga polisi. Selain itu, ia jgua bisa digunakan untuk melakukan transkripsi dari voicemail.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.