Steve Ballmer Sarankan Perusahaan Teknologi Terbuka dengan Regulator

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 19 Nov 2018 11:53 WIB
microsoft
Steve Ballmer Sarankan Perusahaan Teknologi Terbuka dengan Regulator
Mantan CEO Microsoft, Steve Ballmer. (Stephanie Keith/Getty Images/AFP)

Jakarta: Google dan Facebook seharusnya menjalin hubungan yang lebih dekat dengan para regulator sehingga mereka tidak mendapatkan hukuman yang lebih berat, kata mantan CEO Microsoft, Steve Ballmer.

"Jauh lebih baik untuk berdiskusi dengan para regulator daripada menggantungkan diri pada keputusan legislatif," kata Steve Ballmer dalam konferensi WSJ Tech D.LIVE di California, Amerika Serikat.

Dia mennyebutkan, perusahaan seharusnya melakukan hal yang mungkin tidak ingin mereka lakukan untuk mencegah melanggar aturan.

"Perusahaan-perusahaan akan terus diawasi," kata Ballmer, seperti yang dikutip dari CNET. "Menurut pengalaman saya pribadi, kami akan bisa menjadi lebih baik jika kami memberikan kontribusi lebih banyak dari yang kami mau."

Dia menambahkan, regulasi yang dibuat oleh Kongres justru bisa memperburuk keadaan karena para pembuat regulasi tidak memiliki pengetahuan teknis agar mereka bisa membuat peraturan yang baik.

"Sangat penting untuk memiliki para ahli," kata Ballmer. Dan para ahli terbaik datang dari Komisi Dagang Federal (FTC) atau Departemen Keadilan dan bukannya Kongres.

"Meskipun itu membuat perusahaan tidak nyaman, setidaknya Anda berdiskusi bersama dengan para ahli teknis lain, yang juga merepresentasikan kepentingan masyarakat."

Ballmer mengerti bagaimana rasanya untuk diawasi oleh regulator. Dia memegang kendali Microsoft pada 2002.

Ketika itu, hakim federal memutuskan bahwa Microsoft telah melanggar regulasi antiturst dengan memanfaatkan monopolinya di bidang sistem operasi untuk menangkap pasar untuk peramban internet.

Sebagai CEO kedua Microsoft, Ballmer menduduki jabatan itu setelah Bill Gates mengundurkan diri. Dia menjabat sebagai CEO mulai 2002 sampai 2014.

Selama dia menjabat sebagai CEO, Microsoft meluncurkan konsol Xbox dan mesin pencari Bing. Ballmer juga mendorong Microsoft sehingga mereka bisa menjadi perusahaan yang sukses seperti sekarang.

Sayangnya, usaha Ballmer untuk membuat Microsoft masuk ke bisnis tablet dan smartphone berujung dengan kerugian miliaran dolar AS. Meskipun begitu, lini Surface dari Microsoft mendapat sambutan yang baik.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.