HP Home Planet 2018

Melihat Lebih Dekat Notebook Kulit HP Spectre Folio

Mohammad Mamduh    •    Kamis, 15 Nov 2018 12:01 WIB
hphardware
Melihat Lebih Dekat Notebook Kulit HP Spectre Folio
HP Spectre Folio

Kuala Lumpur: HP telah mengumumkan laptop ringkas teranyarnya, HP Spectre Folio secara global pada bulan Oktober kemarin.

Masuk ke pasar Asia, perusahaan ini memanerkan laptop tersebut kepada sejumlah wartawan yang hadir dalam acara HP Home Planet 2018 di Kuala Lumpur. Salah satu kelebihan yang ditonjolkan adalah desain bodi kulit yang diklaim bukan sembarangan.

“Kita gunakan perspektif baru dalam merancang laptop,” kata Head of Product Management for Consumer Notebook HP Josephine Tan saat memberikan presentasi ultrabook ini, Kamis 15 November 2018.

“HP Spectre Folio bukan laptop yang dibungkus kulit, tetapi laptop yang terbuat dari kulit.” Apa yang ingin ia sampaikan adalah HP Spectre Folio dirancang dari awal dengan membenamkan material kulit dan casis magnesium.

Teknik perancangan ini berbeda dengan desain produk kompetitor. Biasanya, material kulit menjadi pembungkus laptop yang sudah jadi, sehingga lapisan tersebut memiliki daya tarik yang biasa saja.



HP juga memasang modul speaker Bang & Olufsen dan slot SIM 4G untuk konektivitas yang diklaim lebih aman dari Wi-Fi publik.

Mengusung konsep convertible, HP Spectre Folio menawarkan empat model penggunaan. Kempatnya tidak memungkinkan notebook lepas dari bodi kulit, sehingga tetap membuktikan klaim HP yang merancang material tersebut dari awal.

Layarnya berukuran 13 inci, dengan dukungan resolusi 4K dan layar sentuh untuk penggunaan stylus. Secara spesifikasi, HP Spectre Folio membenamkan prosesor Intel dual-core generasi delapan. Josephine tidak memberikan seri prosesor yang dibenamkan secara lengkap.

Jika mengacu pada peluncurannya bulan lalu, HP Spectre Folio mengadopsi prosesor Intel Amber Lake Y, yang dirancang untuk daya tahan baterai yang lebih irit. HP mengklaim laptop ini bisa beroperasi selama 22 jam.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.