Startup AI Nodeflux Menangkan SATU Indonesia Award

Mohammad Mamduh    •    Rabu, 31 Oct 2018 12:13 WIB
teknologistartup
Startup AI Nodeflux Menangkan SATU Indonesia Award
Nodeflux menangkan 9th SATU Indonesia Award

Jakarta: Startup kecerdasan buatan asal Indonesia, Nodeflux, bersama enam pemenang lain dari masing-masing kategori memenangkan 9th SATU Indonesia Award. Acara ini digelar sebagai salah satu rangkaian IdeaFest 2018 di Jakarta Convention Center.
 
Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara resmi membuka acara ini. Dalam sambutannya, Jokowi mengapresiasi kreativitas pemuda bangsa lintas industri sebagai harapan bangsa.

“Banyak lompatan-lompatan yang dikelola anak-anak muda generasi milenial. Mereka inilah yang menggerakkan Indonesia ke depan,” tutur Presiden Joko Widodo dalam sambutannya sebelum membuka IdeaFest 2018.
 
Nodeflux terpilih sebagai contoh generasi muda yang dinilai bisa mengolah karya berguna bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia di bidang teknologi.

Salah satu solusi Nodeflux adalah teknologi pengenalan wajah (face recognition) yang terpasang di perangkat CCTV yang terhubung dengan database pencarian sesuai fungsi. Misalnya, data kependudukan atau data catatan kriminal.

Saat ini, Nodeflux terus mengembangkan berbagai produk sebagai solusi isu-isu populis yang masih menanti untuk dipecahkan. Antara lain pengelolaan sampah, pendataan kendaraan, keamanan, manajemen lalu-lintas, hingga layanan kota pintar terpadu (smart city).
 
Teknologi pengenal wajah Nodeflux juga tercatat berkontribusi dalam acara skala internasional, seperti Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang, IMF-World Bank Group Annual Meeting 2018 di Bali, serta integrasi data kependudukan di Indonesia menggunakan teknologi pencocokan wajah oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
 
"Sebelumnya, penyedia solusi sejenis masih berasal dari luar negeri seperti China, Jepang, Amerika Serikat, Inggris, dan lainnya. Kini Indonesia mampu memproduksi sendiri dan bersaing dengan mereka,” ujar CEO Nodeflux Meidy Fitranto.
 
Nodeflux merupakan startup bentukan dua pemuda Indonesia Meidy Fitranto dan Faris Rahman yang dirintis pada 2016. Nodeflux mengembangkan software di bidang kecerdasan buatan, untuk pengenal wajah, pengenal pelat nomor kendaraan, dan penghitung kendaraan.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.