Tahun Depan, iPhone XR Diprediksi tak Terlalu Laris

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 16 Dec 2018 13:49 WIB
apple
Tahun Depan, iPhone XR Diprediksi tak Terlalu Laris
iPhone XR. (ZDnet)

Jakarta: iPhone XR menjadi satu dari tiga iPhone terbaru yang dirilis tahun ini dan dibanderol harga paling murah.

Pengamat bisnis Ming-Chi Kuo justru memperkirakan permintaan terhadap iPhone XR akan melesu di Q1 2019, dikutip dari 9to5Mac.

Misalnya, untuk Q1 2018, Kuo memprediksi permintaan terhadap iPhone XR di rentang 38-24 juta unit, lebih rendah dari tahun lalu yang mencapai 50 juta unit. Selain itu, penjualan iPhone secara keseluruhan di 2019 juga disebut Kuo akan menurun.

Kuo mengharapkan pengiriman iPhone di 2018 sekitar 210 juta unit, namun dia sendiri memprediksi bahwa pengiriman penjualan iPhone hanya sekitar 188-194 juta unit di sepanjang tahun 2019. Ini menunjukkan penurunan penjualan Apple sebesar 5-10 persen.

Bahkan Kuo menyebut besarnya proporsi penjualan iPhone model lama yakni iPhone 7 dan iphone 8 tetap tidak bisa menutupi lemahnya penjualan iPhone XS dan iPhone XR saat musim liburan berakhir.

Kuo sendiri awalnya berharap pengiriman iPhone XR di Q1 2019 di rentang 2-25 juta, dan kini dia mengubah prediksinya menjadi 15-20 juta unit. Meskipun begitu, harga jual iPhone yang cukup mahal diyakini tidak akan dipengaruhi penurunan penjualan iPhone.

Di Indonesia, ketiga iPhone terbaru mulai dijual di hari Jumat kemarin. iPhone XS Max kapasitas 64GB dibanderol Rp22.499.000, kapasitas 256GB dijual Rp25.499.000, dan 512GB dibanderol Rp29.499.000. iPhone XS kapasitas 64GB dengan harga Rp20.499.000.

Varian 256GB dibanderol Rp23.499.000 dan paling mahal adalah iPhone XS 512GB yang dijual Rp27.499.000.


Kemudian untuk iPhone paling terjangkau yaitu iPhone XR tersedia tiga opsi memori internal yakni 64GB, 128GB, dan 256GB. iPhone XR varian 64GB akan dilepas seharga Rp15.199.000. Sementara iPhone XR 128GB Rp16.499.000 dan iPhone XR 256GB di harga Rp18.299.000.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.