Headphone Microsoft Surface Dijual 19 November

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 09 Oct 2018 11:05 WIB
microsoft
Headphone Microsoft Surface Dijual 19 November
Pendistribusian Microsoft Surface Headphone akan dimulai pada 19 November mendatang.

Jakarta: Microsoft resmi merilis headphone pertamanya yang diklaim mampu menghadirkan pengalaman headphone cerdas, bersamaan dengan Surface Pro 6.

Headphone ini menjadi salah satu kompetitor untuk perangkat Beats yang diakuisisi dan dipasarkan oleh Apple.

Sayangnya, perusahaan teknologi berbasis di Redmond, Washington, ini masih enggan berbagi informasi terkait dengan ketersediaan Surface Headphone seharga USD349 (Rp5,3 juta).

Microsoft hanya menyebut bahwa perangkat ini akan tersedia secara komersial pada akhir tahun 2018 ini.

Kini beredar informasi bahwa konsumen tidak perlu menunggu lama untuk dapat membeli headphone berteknologi noise cancelling dan didukung oleh asisten digital Cortana ini. Headphone ini terdaftar di toko elektronik resmi Microsoft di Amerika Serikat.

Pada situs toko Microsoft tersebut, headphone ini disebut akan mulai didistribusikan pada 19 November mendatang. Sementara itu, program pre-order untuk Surface Headphone ini akan dimulai empat hari sebelum proses pendistribusian dijalankan, yaitu pada tanggal 15 November.

Program pre-order headphone ini juga dilaporkan Phone Arena turut mengindikasikan perilisan Surface Pro 6, Surface Laptop 2, dan Surface Studio 2 akan berlangsung dalam waktu dekat. Sebagai informasi, Microsoft Surface Headphone hadir dengan bobot 290 gram.

Headphone ini menawarkan teknologi noise cancellation aktif yang dapat disesuaikan, fitur kendali sentuh di perangkat, dan desain ear cup yang telah dioptimalkan. Seluruh penawaran ini diklaim mampu menghadirkan audio kaya dan jernih.

Sementara itu, kemudahan terhubung dengan Windows PC juga menjadi daya tarik utama yang diusung oleh Microsoft Surface Headphone. Selain itu, perangkat ini juga menawarkan kemudahan untuk terhubung dengan perangkat bersistem operasi macOS, Android, dan iOS via Bluetooth.

Microsoft turut mengklaim daya tahan baterai headphone mampu menjaga perangkat bertahan lebih lama. Baterai perangkat juga didukung teknologi pengisian daya cepat, memungkinkan baterai terisi dengan kapasitas daya untuk satu jam pemutaran musik dalam waktu lima menit.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.