Huawei P20 Jadinya Pakai Tiga Kamera?

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 26 Feb 2018 12:09 WIB
huawei
Huawei P20 Jadinya Pakai Tiga Kamera?
Huawei menyebarkan undangan acara peluncuran smartphone unggulan terbarunya, bertajuk P20.

Jakarta: Huawei telah resmi menggulirkan undangan acara yang berlokasi di Paris, Prancis pada 27 Maret mendatang. Undangan acara peluncuran ponsel dan tablet terbaru Huawei ini turut menampilkan nama perangkat.

Ponsel terbaru Huawei ini akan diluncurkan dengan usungan nama P20, dan bukan P11 seperti yang dirumorkan beberapa waktu lalu. Hal ini mengindikasikan bahwa keputusan Huawei ini dilatarbelakangi oleh pertimbangan terkait peningkatan besar dalam hal spesifikasi dan fitur.

Hal tersebut dinilai tidak mengejutkan, mengingat pencapaian Huawei melalui seri Mate 10. Kini P20, yang juga tersedia dalam versi Plus dan Lite, diperkirakan akan mengikuti jejak Mate 10 terkait dengan daya pemrosesan, memori dan kemampuan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Huawei diprediksi akan meningkatkan kemampuan fotografi perangkat karyanya, melalui pembekalan tiga kamera belakang. Pembekalan kamera tersebut diperkirakan akan mampu menyuguhkan kemampuan fotografi sebaik perangkat lini Mate atau lebih baik.

Menurut rumor yang telah beredar sebelumnya, P20 akan dilengkapi dengan sistem kamera yang terdiri dari tiga lensa dan juga tonjolan di bagian atas layaknya iPhone X. Namun, informasi berbeda didapati pada gambar di situs TENAA, menampilkan P20 hanya memiliki dua lensa kamera.

Kedua kamera itu ada di bagian pojok, seperti iPhone X. Di bagian bawah dari dua kamera yang terpasang vertikal ini, terdapat laser Autofocus dan juga dual-LED flash. Sementara di bagian depan, Anda juga akan menemukan dua kamera depan.

Sementara itu, dalam sebuah dengar pendapat antara jajaran Senat Komite Intelijen AS dengan 6 petinggi dari badan intelijen FBI, NSA, dan CIA dianjurkan bahwa pemerintah Amerika Serikat sebaiknya tidak mengizinkan Huawei atau perusahaan teknologi dan telekomunikasi asal Tiongkok beroperasi di Amerika Serikat.

Alasannya masih sama seperti kasus serupa yang terjadi di tahun lalu, yakni ketakutan pemerintah Amerika Serikat bahwa bidang teknologi dan telekomunikasi jadi cara Tiongkok memata-matai negara tersebut.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.