Dari Lubang Hitam Sampai Masa Depan Manusia, Lima Hal Menarik Soal Stephen Hawking

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 14 Mar 2018 12:34 WIB
teknologi
Dari Lubang Hitam Sampai Masa Depan Manusia, Lima Hal Menarik Soal Stephen Hawking
Stephen Hawking. (AFP PHOTO / Justin TALLIS)

Jakarta: Ahli fisika legendaris, Stephen Hawking meninggal pada umur 76 tahun. Hasil penelitiannya dalam fisika teori membuatnya mendapat banyak penghargaan. Dia juga merupakan salah satu ahli yang membantu kita untuk bisa mengerti alam semesta.

Inilah lima hal penting tentang kehidupan dan karir Hawking, seperti yang dirangkum oleh USA Today.

1. Hawking didiagnosis menderita ALS pada usia 21
ALS adalah singkatan dari Amyotrophic Lateral Sclerosis. Penyakit yang jarang ditemukan ini membuat sel syaraf di otak dan tulang punggung yang bertugas menggerakkan tubuh Anda perlahan mati. Penyakit ini membuat Hawking harus terus duduk di kursi roda dan menggantungkan diri pada sistem suara komputer untuk berkomunikasi dengan orang lain. 

Menurut laporan Live Science, rata-rata, orang yang terdiagnosis ALS memiliki waktu hidup tiga tahun. Hanya lima persen penderita ALS yang berhasil hidup lebih dari 20 tahun. Kemungkinan, alasan Hawking bisa bertahan berkat genetikanya. Menurut studi, penderita yang didiagnosis ALS ketika masih muda memiliki kemungkinan hidup lebih lama. 

2. Salah satu penemuan terpentingnya adalah tentang lubang hitam
Bekerja sama dengan peneliti Roger Penrose, Hawking menunjukkan bahwa teori relativitas dari Albert Einstein mengimplikasikan bahwa waktu dan ruang memiliki awal dan akhir. Hal ini mendorong terciptanya teori bahwa lubang hitam atau black hole mengeluarkan radiasi dan pada akhirnya akan menghilang. 

3. Buku Hawking, A Brief History of Time, mencetak rekor
Pada 1988, Hawking menerbitkan buku yang menargetkan masyarakat awam untuk menjelaskan pertanyaan-pertanyaan dasar tentang awal dan akhir dari alam semesta. Buku itu menjadi pencetak rekor karena masuk ke dalam daftar buku penjualan terbaik The Sunday Times selama lebih dari lima tahun. 

4. Hawking menerima 12 gelar kehormatan
Salah satu pencapaian Hawking adalah Commander of the Order of the British Empire, yang dia terima pada 1982. Selain itu, dia juga mendapatkan Presidential Medal of Freedom pada 2009.

Tidak hanya itu, dia juga mendapatkan gelar "Fellow of The Royal Society", yang merupakan organisasi yang terdiri dari "para peneliti, teknisi dan ahli teknologi paling ternama di Inggris dan Persemakmuran."

5. Hawking khawatir akan masa depan manusia
Sebelum ini, Hawking pernah menunjukkan kekhawatiran bahwa masyarakat dunia akan menghabiskan begitu banyak energi, yang akan membuat Bumi terbakar dalam waktu 600 tahun. Dia juga khawatir bahwa kecerdasan buatan (AI) akan menghancurkan peradaban manusia. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.