Seberapa Kencang Internet Indonesia?

Riandanu Madi Utomo    •    Selasa, 07 Nov 2017 11:12 WIB
indonesiateknologiinternet
Seberapa Kencang Internet Indonesia?
Indonesia menempati peringkat ke-77 dunia dalam hal kecepatan rata-rata internet (ANTARA / AJI STYAWAN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Saat ini internet bisa dikatakan sudah menjadi bagian dari kehidupan modern masyarakat Indonesia.

Popularitas smartphone yang terus meningkat juga membuat internet sebagai kebutuhan utama sebagian orang di Indonesia, terutama mereka yang tinggal di kota besar seperti Jakarta. Namun, apakah Anda masih merasa internet Indonesia lambat?


Sebenarnya, berapa kecepatan internet di Indonesia?

Menurut laporan SOTI Connectivity pada Q1 2017 dari Akamai, Indonesia menempati peringkat ke-77 dunia dalam hal kecepatan rata-rata internet.

Kecepatan Internet Indonesia sendiri berada di angka 7,2Mbps, meningkat sebesar 6,7 persen dari kuartal sebelumnya, dan meningkat 59 persen dari tahun sebelumnya. Indonesia juga menempati urutan ke-13 dari 15 negara utama di kawasan Asia Pasifik, dan urutan ke-3 dari 6 negara utama di Asia Tenggara.

Jika diukur berdasarkan kecepatan tertinggi (peak speed) Indonesia berada di peringkat ke-43 dunia. Dibandingkan dengan 15 negara utama Asia Pasifik, Indonesia berada di urutan ke-8. Sementara dibandingkan di 6 negara utama di Asia Tenggara, Indonesia menmpati urutan ke-5.



Rata-rata puncak kecepatan internet di Indonesia sendiri ada di 66,1Mbps. Angka tersebut dikatakan menurun 40 persen dari tahun sebelumnya. Sementara itu, Singapura merupakan negara dengan rata-rata kecepatan puncak internet tertinggi dunia, yaitu berada di angka 184,5Mbps.

Meski demikian, adopsi internet broadband di Indonesia terus meningkat. Untuk level kecepatan 4Mbps peningkatannya sebesar 66 persen dari tahun sebelumnya dengan adopsi sebesar 75 persen. Sementara Untuk level kecepatan 15Mbps memiliki adopsi 5 persen dengan pertumbuhan penggunaan hingga 520 persen dari tahun sebelumnya.

Apakah kecepatan internet tersebut cukup untuk Indonesia?

Menurut Regional Sales Director Akamai, Adam Riley, rata-rata kecepatan internet di 7,2Mbps sudah cukup untuk mengakses berbagai konten termasuk streaming video HD. Yang perlu diperhatikan oleh Indonesia saat ini adalah penyebaran akses internet. Ini menjadi hal yang sangat sulit karena Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat luas.

"7,2Mbps menurut saya sudah sangat cukup, apalagi jika video ditonton dari smartphone dan gadget," jelas Riley kepada Metrotvnews.com.


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.