Apple Janji Perbaiki Masalah Suhu iPhone X

Lufthi Anggraeni    •    Minggu, 12 Nov 2017 13:49 WIB
apple
Apple Janji Perbaiki Masalah Suhu iPhone X
Layar iPhone X dilaporkan tidak responsif saat digunakan di suhu dingin nyaris beku.

Metrotvnews.com: Sejumlah pengguna iPhone X menemukan layar sentuh perangkat mereka tidak responsif saat perangkat mengalami perubahan suhu signifikan, terutama saat berada di suhu dingin. Suhu yang dilaporkan mendekati titik beku tersebut mengakibatkan layar berhenti berfungsi selama beberapa detik.

Selain itu, pengguna juga melaporkan mengunci dan membuka kunci layar akan menampilkan tampilan permintaan pengaturan ulang terkait fitur sentuhan. Permasalahan yang mengakibatkan kejengkelan konsumen tersebut telah mendapatkan tanggapan dari Apple yang berjanji akan memperbaikinya.

Permasalahan tersebut disebabkan software, sebab ponsel memiliki kisaran suhu yang direkomendasikan, yaitu antara 32 hingga 95 derajat Fahrenheit atau minus 1 hingga 35 derajat celsius. Suhu beku dinilai tidak akan berdampak besar pada fungsionalitas perangkat.

Meskipun demikian, Apple menyadari permasalahan terkait suhu dingin pada iPhone X dan akan menanggapinya melalui update selanjutnya. Sementara itu, Apple dilaporkan akan meningkatkan produksi iPhone X dan iPhone 8 Plus.

Peningkatan tersebut disebabkan oleh tingginya permintaan terhadap dua ponsel cerdas unggulan terbarunya tersebut, dan berdampak pada pengurangan lini produksi iPhone 8. Sejumlah lini produksi iPhone 8 dilaporkan akan dialihkan untuk menbantu proses produksi iPhone X.

Tidak hanya soal layar tidak responsif pada suhu dingin, sebelumnya jumlah pengguna juga menemukan garis hijau pada layar iPhone X. Garis hijau pada layar ini tidak hilang, tidak peduli apa yang sedang dilakukan oleh pengguna, dan meskipun tidak mengganggu performa, kehadiran garis tersebut tetap mengganggu.

Apple meluncurkan pembaruan untuk iOS 11 untuk mengatasi bug yang mencegah pengguna mengetikkan huruf "i" pada perangkat bersistem operasi iOS 11. Temuan bug tersebut mengakibatkan huruf "i" yang diketikan pengguna pada aplikasi iMessage menjadi huruf "A" dan simbol unicode.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.