Ada Celah Keamanan Berbahaya di MacOS Sierra

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 29 Nov 2017 13:22 WIB
appleimacmacbookcyber security
Ada Celah Keamanan Berbahaya di MacOS Sierra
Celah keamanan pada High SIerra memungkinkan penyerang menjadi administrator.

Jakarta: Ada celah keamanan di macOS High Sierra buatan Apple. Celah keamanan itu memungkinkan siapapun menjadi administrator pada Mac yang mereka pegang tanpa harus memasukkan password.

Kemarin, Apple mengonfirmasi bahwa mereka sedang membuat update software untuk menyelesaikan masalah itu. Mereka juga memberikan penjelasan tentang langkah yang harus pengguna ambil untuk melindungi laptop mereka. 

Kelemahan itu dipublikasikan melalui Twitter kemarin. Masih belum jelas apakah Apple telah diberitahukan sebelum keberadaan celah tersebut diumumkan ke publik.

Biasanya, ketika sebuah kelemahan pada sistem ditemukan, maka sang pembuat akan diberitahukan sebelum kelemahan itu diberitahukan ke masyarakat luas. Sejauh ini, Apple mengadakan program pemburuan bug, meski peserta hanya bisa ikut jika mendapatkan undangan. 

The Verge menyebutkan, proses untuk memanfaatkan kelemahan pada High Sierra ini sangat mudah, meski untungnya, kelemahan ini hanya ditemukan pada sistem operasi tersebut. Ketika kelemahan pada High Sierra ini dieksploitasi, pengguna akan secara otomatis menjadi "System Administrator".

Mereka akan bisa melihat semua file yang ada dan bahwa melakukan reset atau mengganti password yang telah digunakan pada komputer tersebut. Alamat email Apple ID pada Mac juga bisa dihapus atau diubah. 

Mengingat betapa berbahayanya kelemahan ini, Apple harus bisa merilis update untuk memperbaikinya dengan cepat, terutama karena masalah ini telah dipublikasikan. Namun, hingga saat ini, perusahaan asal Cupertino itu belum menyebutkan kapan mereka akan merilis update tersebut. 

Cara terbaik untuk melindungi komputer Anda sekarang adalah dengan mengaktifkan root password. Anda bisa melakukan itu dengan masuk ke System Preferences > Users & Groups > Login Options > Join > Open Directory Utility > Edit. Dan aktifka Root User. 


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.