Google Pixel 2 Bisa Mode Portrait via Kamera Tunggal

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 05 Oct 2017 08:01 WIB
google
Google Pixel 2 Bisa Mode Portrait via Kamera Tunggal
Google turut merambah kemampuan menghadirkan foto berefek blur tanpa dukungan kamera ganda.

Metrotvnews.com: Saat iPhone 7 Plus diluncurkan pada tahun lalu, Apple memperkenalkan lensa fotografi sekunder berkemampuan zoom optikal dua kali, serta memperkenalkan Portrait Mode untuk pertama kalinya pada smartphone.

Fitur software yang mengemulasikan kamera DSLR dengan kedalaman yang dangkal memungkinkan perangkat untuk memotret foto dengan latar belakang blur. Apple menggunakan informasi dari kedua kamera reguler dan lensa telefoto untuk mendapatkan informasi kedalaman yang dibutuhkan.

Fitur ini telah diemulasikan oleh sejumlah aplikasi dan produsen perangkat. Namun, tanpa kamera ganda, hal tersebut sulit untuk dilakukan. Samsung juga menambahkan kemampuan tersebut pada Galaxy Note 8 berkat bekal kamera ganda di bagian belakangnya.

Google juga turut merambah kemampuan memotret Portrait pada smartphone terbarunya, yaitu Pixel generasi kedua, meski tanpa dukungan kamera ganda. Untuk dapat memperoleh efek blur tersebut, Google menggunakan teknologi Duo Pixel yang disematkan pada sensor kamera perangkatnya.

Setiap piksel pada sensor dikompromikan menjadi dua piksel terpisah, menjadi fitur yang membantu pencahayaan dan fokus cepat. Kini Google turut menambahkan algoritma, bertugas untuk menganalisa informasi dari Duo Pixel untuk menciptakan pemetaan kedalaman.

Pemetaan kedalaman merupakan informasi terkait latar belakang, latar depan, dan jarak obyek berbeda dalam suatu gambar. Dengan menggunakan peta, Pixel 2 dan Pixel 2 XL akan dapat menyimulasikan efek blur alami dari kamera pro.

Fitur Portrait juga akan tersedia untuk foto selfie, kamera depan dua ponsel terbaru Google ini juga dilengkapi dengan sensor Dual Pixel. Google mengklaim teknologi ini berfungsi dengan baik, meski sejumlah pihak mengaku masih meragukannya hingga tersedia perbandingan dengan perangkat lainnya.

 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.