Paten Huawei Tampilkan Ponsel Jadi Tablet

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 02 Apr 2018 10:26 WIB
huawei
Paten Huawei Tampilkan Ponsel Jadi Tablet
WIPO menerbitkan paten ponsel lipat karya Huawei.

Jakarta: Pada bulan Oktober lalu, CEO Huaweo Richard Yu mengumumkan bahwa perusahaannya tengah megembangkan ponsel berdesain lipat, diperkirakan rilis pada tahun 2018.

Satu bulan setelah pernyataan Yu, Huawei mendaftarkan paten ke World Intellectual Property Organization (WIPO).

WIPO menerbitkan paten ini pada 30 Maret lalu, disertai dengan gambar hasil pemikiran Huawei terkait dengan ponsel berdesain lipat tersebut. Pada posisi terbuka, perangkat berdesain lipat Huawei ini merupakan tablet berukuran penuh.

Sementara itu saat dilipat di bagian tengah, perangkat ini akan berfungsi sebagai smartphone. Pada bulan Oktober lalu saat mendiskusikan ponsel yang tengah dikembangkan Huawei, Yu menyebut terdapat celah kecil di antara dua layar saat perangkat dalam posisi terbuka.

Kala itu, Yu menyebut bahwa Huawei harus menemukan cara untuk menghilangkan gap tersebut. Karena paten telah didaftarkan sebelum komentar ini dilontarkan, sejumlah pihak berasumsi bahwa mekanisme pada paten ini tidak menyelesaikan permasalahan tersebut.

Huawei bukanlah satu-satunya produsen smartphone yang tengah mengembangkan ponsel berdesain lipat serupa. Pada awal bulan ini, analis Merrill Lynch menyebut bahwa Apple tengah mengembangkan iPhone berdesain lipat yang diprediksi akan diperkenalkan pada tahun 2020 lalu.

Selain itu, Microsoft telah menerima sejumlah paten untuk perangkat lipat berkodenama Andromeda, sedangkan Samsung juga dilaporkan bersiap untuk mengungkapkan Galaxy X berdesain lipat yang telah lama dinantikan konsumen pada tahun 2019 mendatang.

Sebelumnya, Yu juga mengatakan bahwa mereka tidak akan menyerah untuk menjual produknya di Amerika Serikat.

Semua operator besar di AS menolak menjual ponsel mereka dan peritel besar seperti Best Buy juga berhenti menjual produknya.


(MMI)

Xiaomi Mi A2 Lite, Layak Anda Beli?
Review Smartphone

Xiaomi Mi A2 Lite, Layak Anda Beli?

10 hours Ago

Seperti apakah Xiaomi Mi A2 Lite? Apakah ponsel ini bisa memikat hati? Berikut ulasan Medc…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.