Apple Rilis Charger Nirkabel AirPower Bulan September?

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 22 Jun 2018 13:39 WIB
apple
Apple Rilis Charger Nirkabel AirPower Bulan September?
Apple mengubah target waktu perilisan Airpower pada bulan September mendatang, bersamaan dengan iPhone baru.

Jakarta: Pada bulan September tahun lalu, bersamaan dengan pengungkapan informasi bahwa lini iPhone terbaru Apple akan mendukung metode pengisian daya secara nirkabel, Apple mengumumkan AirPower, alat pengisian daya yang mampu mengisi sejumlah perangkat sekaligus.

Aksesori ini membutuhkan waktu lebih lama untuk diselesaikan dari rencana Apple pada awalnya akibat berbagai kesulitan teknis.

Menjaga suhu produk berlebihan saat melakukan pengisian daya lebih dari satu perangkat terbukti menjadi kesulitasn terbesar yang dihadapi Apple dalam pengembangannya.

Sebagian besar alat pengisian daya nirkabel yang saat ini tersedia di pasar hanya mampu mengisi satu perangkat dalam satu waktu. Selain ini, Apple juga dilaporkan berencana menghadirkan kemampuan pengisian daya di seluruh bagian di alas tersebut.

Namun, keharusan untuk menempatkan banyak sensor pengisian daya, yang dikombinasikan dengan kesulitasn terkait kerumitan sirkuit, terbukti menjadi tantangan besar untuk Apple.

Selain itu, aspek fisik tidak hanya menjadi satu-satunya penyebab keterlambatan perilisan alas pengisi daya nirkabel ini ke pasar.

Teknisi pada proyek ini juga masih berupaya menghilangkan bug dari firmware yang ditemukan pada chip buatan Apple, menggunakan versi iOS dasar untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan dan pairing perangkat.

Sebagai informasi, target waktu peluncuran yang ditetapkan Apple sebelumnya adalan pada bulan Juni, namun akibat kesulitan tersebut, Apple mengubah targetnya dan menetapkan September sebagai bulan peluncuran perangkat ini.

Alat ini diperkirakan akan diluncurkan bersamaan lini iPhone keluaran tahun 2018.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.