Google Bayar Rp134 Triliun ke Apple, untuk Apa?

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 01 Oct 2018 10:40 WIB
applegoogle
Google Bayar Rp134 Triliun ke Apple, untuk Apa?
Layanan pencarian Google.

Jakarta: Google siap membayarkan sejumlah uang dalam jumlah USD9 miliar (Rp134 triliun) tahun ini.

Dikutip dari Forbes, kabar ini disebutkan sebagai cara agar Google tetap menjadi mesin pencarian bawaan di aplikasi peramban atau browser ekosistem iOS buatan Apple, Safari.

Kabar ini berasal dari analis di firma Goldman Sachs, Rod Hall. Dijelaskan bahwa langkah yang diambil Google adalah sebagai cara agar dominasi mesin pencarian Google tetap bertahan.

Mengingat layanan Google mendulang uang dari iklan yang ditampilkan lewat ekosistem internet yang diakses lewat mesin pencarian Google, langkah ini juga menjamin sumber pendapatan Google meski harus membayar mahal.

Analis dari Goldman Sachs menyakini pembayaran dalam julah besar tersebut tidak memberatkan Google. Bahkan Google disebut juga akan bersiap membayarkan uang senilai USD12 miliar (Rp178,7 triliun) untuk kesepakatan di 2019 dengan Apple.

Google juga melakukan hal yang sama kepada Apple di tahun 2017 dengan membayar senilai USD3 miliar (Rp44,6 triliun). Kabar yang terdengar menyebutkan bahwa bayaran yang diterima Google menjadikan sumber pendapatan baru bagi Apple.

Hal ini oleh beberapa pihak terdengar seperti usaha monopoli Google di bisnis layanan peramban internet. Di Eropa, Google  sempat mendapatkan sanksi karena dianggap melanggar undang-undang anti monopoli.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.