Jean Batten, Pilot Pemecah Rekor yang Jadi Google Doodle Hari Ini

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 15 Sep 2016 09:33 WIB
google
Jean Batten, Pilot Pemecah Rekor yang Jadi Google Doodle Hari Ini
Jean Batten bersama Buddy dalam Google Doodle.

Metrotvnews.com: Hari ini, Google merayakan ulang tahun pilot wanita, Jean Batten, yang ke-107. Wanita asal Selandia Baru ini terlahir dengan nama "Jane" meski tidak lama kemudian namanya berubah menjadi "Jean".

Di tahun 1924, Jean masuk ke dalam universitas asrama perempuan, tempat dia belajar ballet dan piano. Sebagai seorang pianis, Jean cukup berbakat walau akhirnya dia memilih untuk berkarir sebagai seorang pilot. Keputusannya ini didukung oleh sang ibu, Ellen Batten. 

Di tahun 1929, Jean pindah ke Inggris untuk bergabung dengan London Aeroplane Club. Satu tahun kemudian, dia terbang untuk pertama kalinya dan berhasil mendapatkan lisensi penerbangan komersial di tahun 1932. Jean dua kali gagal dalam usahanya untuk mengalahkan rekor Amy Johnson dalam penerbangan ke Australia. 

Jean BattenDi Mei 1934, Jane berhasil terbang dari Inggris ke Australia dengan de Havilland DH.60 Moth yang juga dikenal dengan nama Gipsy Moth. Perjalanannya memakan waktu 14 hari dan 22 jam, lebih cepat 4 hari dari rekor milik pilot Inggris, Amy Johnson.

Untuk pencapaiannya ini dan beberapa penerbangan pemecah rekor lainnya, Jean dianugerahkan Harmon Trophy sebanyak tiga kali, yaitu di tahun 1935, 1936 dan 1937. 

Setelah sukses terbang ke Australia, Jean lalu membeli sebuah Percival Gull Six yang dinamai Jean. Di tahun 1935, dia berhasil mencetak rekor baru dengan terbang dari Inggris ke Brasil menggunakan Gull miliknya. Di tahun 1936, dia juga mencetak rekor dunia lain dengan terbang sendiri dari Inggris ke Selandia baru. 

Dalam Google Doodle, Jean terlihat sedang menggendong seekor kucing. Ialah Buddy, kucing berwarna hitam yang Jean anggap sebagai "kucing keberuntungannya". Dalam video Doodle untuk Jean, Google menyebutkan Jean terbang bersama Buddy dalam penerbangan langsung pertama dari Inggris ke Selandia baru.

Jean merupakan wanita pertama yang mendapatkan medal Federation Aeronautique Internationale, yang merupakan kehormatan tertinggi yang bisa didapatkan seorang pilot. Namun, akhirnya, Perang Dunia 2 mengakhiri karir Jean sebagai pilot. Meski Gull miliknya ikut digunakan dalam perang, tapi dia dilarang untuk menerbangkannya. 

Jean meninggal dunia di tahun 1982 saat dia berumur 73 tahun karena komplikasi akibat gigitan anjing.


(MMI)

Video /