Google Sudah Paham Bahasa Jawa dan Sunda

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 12 Sep 2017 14:10 WIB
google
Google Sudah Paham Bahasa Jawa dan Sunda
Google mengumumkan ketersediaan dukungan bahasa Jawa dan Sunda pada tiga aplikasi karyanya.

Metrotvnews.com, Jakarta: Google resmi mengumumkan kehadiran dukungan masukan suara dalam dua bahasa daerah di Indonesia, yaitu bahasa Jawa dan Sunda, pada tiga aplikasi dan layanan yang disuguhkannya, yaitu Google Translate, Google Search dan aplikasi keyboard Gboard, hari ini, Selasa (12/7/17), di kantor Google Indonesia.

"Pengguna teknologi Voice Search di Indonesia cukup tinggi, berdasarkan data kami selama tahun 2016 lalu. Ini menunjukan potensi perkembangan teknologi ini di Indonesia, dan selaras dengan misi kami untuk mendorong lebih banyak masyarakat dalam menggunakan internet, salah satunya dengan menghilangkan batasan bahasa," ujar Technical Program Manager Speech and Keyboard Team, Dan van Esch.

Pemilihan bahasa Jawa dan bahasa Sunda sebagai bahasa yang didukung oleh software dan layanan Google tidak hanya karena kedua bahasa tersebut merupakan bahasa yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia setelah bahasa Indonesia, juga didorong oleh tren pengguna yang melakukan pencarian terkait kedua bahasa tersebut cukup tinggi.

Kemampuan berbahasa baru yang disuguhkan pada layanan dan aplikasi ini didukung oleh teknologi mesin pembelajaran dan kecerdasan buatan, memungkinkan sistem di Google untuk mempelajari bahasa yang dicari oleh pengguna.

Hal ini berarti, semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan fitur ini, maka semakin banyak data yang terhimpun dan dapat dipelajari oleh sistem sehingga mampu menyuguhkan hasil terjemahan atau pemahaman lebih baik.

Dukungan bahasa tersebut merupakan hasil dari kerja sama Google dengan sejumlah universitas di Indonesia, salah satunya adalah Universitas Gajah Mada, Universitas Sanata Dharma, dan Universitas Pendidikan Indonesia, yang diumumkan pada tahun 2016 lalu.

Melalui kerja sama dengan universitas, Google mengumpulkan data dari kalimat, arti dan cara pengucapan dalam bahasa Jawa dan Sunda dari mahasiswa, dosen dan pihak terkait, sebagai sampel yang akan dimanfaatkan sebagai bahan pelatihan sistem pendukung teknologi ini.

Dukungan bahasa Jawa dan Sunda tersebut melengkapi dukungan bahasa lokal yang telah diluncurkan Google, dan kini telah mencapai sebanyak 119 bahasa. Sementara itu pada tiga minggu lalu, Google juga telah menghadirkan dukungan bahasa Indonesia pada aplikasi pesan instan karyanya, yaitu Allo.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.