Ada 200 Akun Rusia Mencurigakan di Twitter

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 29 Sep 2017 13:02 WIB
media sosialtwitter
Ada 200 Akun Rusia Mencurigakan di Twitter
Twitter menemukan 200 akun mencurigakan dari Rusia. (Leon Neal / Getty Images)

Metrotvnews.com: Twitter telah menemukan 200 akun Rusia yang mencurigakan. Selain itu, mereka juga menemukan grup media Rusia yang membeli iklan dengan masyarakat Amerika Serikat sebagai targetnya, lapor perusahaan media sosial dengan ikon burung biru tersebut. 

Pada bulan ini, Facebook juga telah mengumumkan bahwa mereka menemukan sejumlah grup Rusia menghabiskan USD100 ribu (Rp1,3 miliar) untuk membeli iklan terkait masalah politik sebelum pemilu presiden Amerika Serikat tahun lalu, lapor Financial Times

Twitter berkata, dari 450 akun yang Facebook temukan, sebanyak 22 akun juga memiliki akun Twitter. Tidak berhenti sampai di situ, Twitter juga menemukan 179 akun terkait lain dan telah mengambil langkah yang sesuai mengenai akun-akun yang melanggar peraturan mereka.

Twitter menyebutkan, sebanyak 3 akun dari Russia Today mempromosikan 1.823 kicauan yang mungkin atau sudah pasti ditujukan pada masyarakat AS. Organisasi media yang memiliki hubungan erat dengan pemerintah Rusia tersebut juga menghabiskan USD274,100 (Rp3,7 miliar) untuk iklan di AS. Utamanya, iklan tersebut mempromosikan artikel berita.

Dalam sebuah blog post, Twitter menyebutkan bahwa mereka setuju untuk membuat iklan politik menjadi lebih transparan pada penggunanya dan juga masyarakat. Selain itu, mereka juga akan kembali meninjau mekanisme yang ada terkait kampanye iklan. 

"Kami menyambut baik kesempatan untuk bekerja sama dengan Komisi Pemilu Federal dan para pemimpin di Kongres untuk meninjau dan memperkuat ketentuan terkait iklan politik di media sosial," ujar Twitter. 


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.