Demi WiFi, 22.000 Orang Tanpa Sadar Bersedia Bersihkan Toilet

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 17 Jul 2017 10:44 WIB
teknologi
Demi WiFi, 22.000 Orang Tanpa Sadar Bersedia Bersihkan Toilet
Penyedia jaringan Wi-Fi asal Inggris melakukan eksperimen terkait ketelitian pengguna perangkat mobile pada persyaratan penggunaan.

Metrotvnews.com: Perusahaan asal Inggris bernama Purple berencana membuktikan bahwa sebagian besar pengguna perangkat mobile tidak membaca dengan saksama daftar persyaratan yang diajukan oleh layanan tertentu.

Purple mencoba membuktikan hal tersebut melalui eksperimen menarik, melalui hotspot WiFi di sejumlah lokasi yang telah disediakannya sejak lama. Untuk mengetahui ketelitian pengguna perangkat dalam membaca persyaratan TOS, Purple diam-diam menambahkan persyaratan Community Service Clause.

Menurut Phone Arena, persyaratan Community Service Clause tersebut mengharuskan pengguna perangkat mobile yang menggunakan hotspot WiFi Purple di lokasi tertentu, untuk setuju melakukan sejumlah tugas sesuai ketentuan yang telah ditentukan oleh Purple.

Tugas tersebut termasuk membersihkan taman di lingkungan sekitar dari kotoran hewan, memberikan pelukan kepada kucing dan anjing jalanan, membersihkan penyumbatan saluran pembuangan secara manual, membersihkan toilet umum portabel di festival lokal, mengecat cangkang siput untuk memeriahkan kehidupan mereka, dan membersihkan sisa permen karet di jalanan.

Dari eksperimen tersebut, sebanyak 22.000 pengguna setuju untuk melakukan tugas tersebut selama 1.000 jam. Hanya sebagai eksperimen, Purple tidak mengharuskan pengguna untuk benar-benar melakukan tugas tersebut.

Namun menariknya, perusahaan tersebut berjanji untuk memberikan hadiah untuk pengguna yang dapat menyadari penyematan tugas pada persyaratan Community Service Clause. Namun, hanya satu orang yang melapor dan mengklaim hadiah yang dijanjikan Purple tersebut.

Selain itu pada 25 Mei 2018, negara yang tergabung di Uni Eroap (EU) diharuskan memenuhi persyaratan, terkait memberitahukan konsumen cara penggunaan data pribadi mereka penyedia jaringan internet. Saat mengumumkan hasil eksperimen, Purple juga mengumumkan dirinya sebagai perusahaan pertama di EU yang memenuhi General Data Protection Regulations (GDPR) baru.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.