Laporan Terbaru OpenSignal Sebut Telkomsel Masih Dominan

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 07 Dec 2018 13:08 WIB
telekomunikasi
Laporan Terbaru OpenSignal Sebut Telkomsel Masih Dominan
OpenSignal merilis laporan kondisi jaringan 4G di Indonesia, menasbihkan dominasi Telkomsel.

Jakarta: OpenSignal merilis laporan terbaru terkait dengan kondisi jaringan seluler di Indonesia. Laporan tersebut menasbihkan Telkomsel sebagai penyedia layanan komunikasi dominan di Indonesia, dalam metrik pengalaman seluler.

Berdasarkan pengujian jaringan 3G dan 4G terbarunya, OpenSignal menyebut Telkomsel tampil unggul pada enam dari tujuh kategori penghargaan. Selain itu pada kategori ketujuh terkait ketersediaan 4G, Telkomsel dilaporkan menunjukan performa yang baik.

Namun pada kategori ketersediaan jaringan 4G LTE, Telkomsel harus mengaku kalah dari Indosat, sebab Indosat dilaporkan mengalami peningkatan sebesar 10 poin dari persentase pengukuran OpenSignal, menjadi 80,3 persen. Sedangkan Telkomsel naik sebanyak sembilan poin, menjadi 77,5 persen.



Smartfren tampil unggul pada kategori ketersediaan jaringan 4G LTE dengan persentase nilai sebesar 94,3 persen. Sementara itu pada kategori kecepatan 4G yang diteliti dalam enam bulan terakhir, laporan ini menyebut kecepatan jaringan Telkomsel mengalami peningkatan.

Peningkatan kecepatan Telkomsel ini rata-rata menjadi 14,4 Mbps dari 1,5Mbps. Sedangkan Smartfren dilaporkan mengalami penurunan kecepatan 4G secara signifikan dalam kurun waktu enam bulan terakhir.

Dalam analisis OpenSignal di enam kota di Indonesia, Telkomsel memenangkan setiap penghargaan pada kategori kecepatan dan latensi, kecuali pada kategori kecepatan unggah 4G di wilayah Makasar. Di kota ini, Telkomsel dilaporkan tampil berimbang dengan XL Axiata.

Laporan OpenSignal ini menghimpun 5.142.122.245 poin data dari 937.410 pengguna selama periode dari 1 Agustus hingga 29 Oktober 2018. Laporan ini juga berbasis pengukuran pengalaman nyata para pelanggan di jaringan seluler saat melakukan kegiatan sehari-hari. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.