Google Sibuk Garap Glass 2?

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 15 Nov 2018 09:35 WIB
google
Google Sibuk Garap Glass 2?
Google dirumorkan tengah mengembangkan kacamata cerdas, Google Glass, generasi terbarunya.

Jakarta: Google dikabarkan tengah mengembangkan Google Glass generasi kedua atau model perangkat wearable karya Google ini yang ketiga. Perangkat tersebut diperkirakan akan diluncurkan di pasar pada tahun 2019 mendatang.

Perangkat yang dirumorkan mengusung nama Google Glass 2 Enterprise Edition ini telah menerima sertifikasi dari badan regulasi telekomunikasi Amerika Serikat, FCC, seperti yang dilaporkan MySmartPrice.

Hanya tersisa waktu selama sekitar satu bulan hingga tahun 2018 berakhir, perangkat ini dipastikan tidak akan menyapa konsumen di pasar pada tahun ini. Pada dokumen sertifikasi, perangkat ini disebut tidak menawarkan dukungan untuk jaringan 4G.

Perangkat ini disebut akan berbekal opsi Wi-Fi dan Bluetooth, serta dengan sejumlah perubahan dalam hal desain. Selain itu, perangkat ini juga diperkirakan akan berbekal sejumlah peningkatan dalam hal daya tahan baterai dan kamera.

Pada tahun lalu, penerus perangkat wearable tersebut yang disebut dengan nama Google Glass Enterprise Edition diluncurkan ke pasar. Perangkat ini berbekal sejumlah peningkatan dari fitur yang tersedia di generasi pertama, namun tetap ditawarkan dengan harga tinggi.

Sebagai informasi, Google Glass merupakan kacamata cerdas karya Google dengan dukungan layar optikal, pertama kali diperkenalkan pada tahun 2013 lalu, namun mengalami kegagalan di pasar akibat kekhawatiran terkait privasi dan keamanan, serta penawaran harga tinggi.

Perangkat wearable ini untuk menampilkan informasi dalam format serupa smartphone, meski tidak memerlukan interaksi dengan tangan. Dan pengguna dapat menjelajahi internet via perintah suara.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.