Xioami Akuisisi Bisnis Meitu

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 20 Nov 2018 08:07 WIB
xiaomi
Xioami Akuisisi Bisnis Meitu
Smartphone Meitu M8 edisi Sailormoon.

Jakarta: Xiaomi menambah kekuatannya dengan mengakuisisi bisnis smartphone dari merek satu kampung halaman bernama Meitu. Meitu adalah perusahaan smartphone sekaligus software aplikasi mobile asal Tiongkok. Meitu didirikan di tahun 2008 dan berbasis di Xiamen, Tiongkok.

Perusahaan ini memiliki kantor cabang yang tersebar di beberapa kota besar Tiongkok serta luar negeri ada di Amerika Serikat, Brazil, India, Inggirs, Jepang, Korea Selatan, Singapura, bahkan Indonesia.

Di Indonesia, namanya mulai terkenal tahun lalu saat aplikasi penyuntingan foto buatannya  menyediakan desain foto yang menampilkan sebuah pedang tertancap menembus objek foto.

Di tahun 2008 mereka pertama kali merilis aplikasi penyuntingan foto untuk PC, dan 2011 meluncurkan versi mobile yang di 2013 diberin nama Beuty Plus atau BeutyCam sekaligus merilis smartphone pertamanya.

Dari laporan The Verge, Meitu bukan pemain besar di industri smartphone Tiongkok. Perusahaan ini disebut hanya menjual 3,5 juta unit smartphone selama lima tahun sejak mereka membuka divisi bisnis hardware.

Kini bisnis hardware Meitu diambil alih Xiaomi tanpa diketahui berapa nilai kesepakatannya. Disebutkan bahwa Meitu akan tetap memiliki andil dalam pengembangan software kamera dari keahliannya membuat aplikasi penyuntingan foto.

Meitu dikabarkan memberikan respons positif dan melihat kerja sama ini membuat mereka bisa menyediakan aplikasi bawaan di smartphone Xiaomi. Bagi Xiaomi, kemungkinan ke depannya mereka semakin mudah fokus ke segmen penggemar selfie.


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

1 week Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.