Xiaomi Redmi Note 6 Pro dan Mi 8 Lite Masuk Indonesia

Mohammad Mamduh    •    Selasa, 06 Nov 2018 15:55 WIB
gadgetxiaomi
Xiaomi Redmi Note 6 Pro dan Mi 8 Lite Masuk Indonesia
Xiaomi Redmi Note 6 Pro dan Mi 8 Lite masuk Indonesia

Jakarta: Menjelang akhir tahun, Xiaomi kembali mengumumkan dua smartphone teranyar, Redmi Note 6 Pro dan Mi 8 Lite.

Keduanya menyasa pasar kelas menengah, yang mengacu pada spesifikasi dan desain. Selain spesifikasi, keduanya mengusung perbedaan dari segi desain. Sebagai ponsel kelas menengah atas, Mi 8 Lite tentunya lebih keren.

Dalam peluncurannya, Xiaomi menekankan kemampuan Redmi Note 6 Pro pada kemampuan kameranya. “Xiaomi Redmi Note 6 Pro menggunakan lensa Samsung,” kata Country Manager Xiaomi Indonesia, Steven Shi.

Lensa ini diklaim bisa merekam foto dengan kualitas baik. Sementara Mi 8 Lite menyematkan lensa Sony IMX576. Apa yang menjadi kelebihannya adalah kecerdasan buatan yang mengunggulkan tiga kemampuan.

Kemampuan ini fokus kepada efek bokeh dan pencahayaan. Kali ini, konsumen bisa mengatur efek bokeh setelah perekaman foto, hal yang sudah Huawei terapkan pada ponsel kelas premiumnya.

Efek bokeh ini juga bisa disisipi objek pelengkap yang akan menambh elemen bokeh lebih akurat, seperti cahaya kecil bermotif bintang. Kemampuan berikutnya adalah efek pencahayaan seperti studio, misalnya penambahan efek pelangi.

Secara spesifikasi, Xiaomi Redmi Note 6 Pro mengadopsi Snapdragon 636, agak rendah dari Mi 8 Lite yang menggunakan Snapdragon 660.

Tidak ada perbedaan ukuran layar, keduanya sama-sama mengusung ukuran 6,26 inci resolusi FHD+. Xiaomi Mi 8 Lite punya kapasitas baterai 3.350 mAh, lebih kecil dari Redmi Note 6 Pro yang berkapasitas 4.000 mAh.

Xiaomi Redmi Note 6 Pro dan Mi 8 Lite tersedia untuk pasar Indonesia mulai 11 November. Redmi Note 6 Pro hadir dalam dua pilihan berdasarkan kapasitas, versi 3GB/32GB Rp2.899.000, dan versi 4GB/64GB Rp3.299.000. Xiaomi Mi 8 Lite hanya punya satu varian 4GB/64GB dengan harga Rp3.699.000.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.