Tiongkok dan Rusia Jalin Kerja Sama untuk Jelajahi Luar Angkasa

Riandanu Madi Utomo    •    Senin, 04 Sep 2017 15:45 WIB
antariksasains
Tiongkok dan Rusia Jalin Kerja Sama untuk Jelajahi Luar Angkasa
Wahana antariksa Soyuz milik Rusia (foto: Wikimedia)

Metrotvnews.com: Tiongkok dan Rusia dilaporkan akan segera menandatangani kerja sama dalam bidang penjelajahan luar angkasa. Menurut Futurism, penandatanganan kerja sama tersebut akan dilakukan pada bulan Oktober mendatang. Kerja sama kali ini akan memungkinkan keduanya untuk melakukan misi eksplorasi luar angkasa bersama pada tahun 2018 hingga 2022.

Sementara itu, Sputnik News melaporkan, kerja sama kali ini akan meliputi lima bidang yang terdiri dari penjelajahan wilayah Bulan, penjelajahan antariksa, pengembangan sistim satelit, riset mengenai sampah luar angkasa, dan riset mengenai sistim pemantau Bumi. Tidak hanya itu, kerja sama ini juga dikatakan akan melebar ke berbagai negara seperti India, Brasil, Afrika Selatan, Nikaragua, Chili, Peru, dan Armenia.

Pihak Rusia mengatakan, kerja sama internasional sangat dibutuhkan untuk melakukan penjelajahan luar angkasa lebih lanjut. Kerja sama tersebut juga bisa mempererat hubungan antarnegara dan memperbaiki kondisi internasional.

Berbeda dengan misi eksplorasi pada tahun 1980-an yang merupakan ajang persaingan negara maju untuk membuktikan diri sebagai pihak dengan teknologi lebih canggih, misi luar angkasa saat ini bisa berhasil berkat kerja sama antarnegara. Misalnya, ada berbagai misi di stasiun luar angkasa internasional (ISS) yang tidak akan bisa terlaksana jika tidak didukung oleh berbagai negara.


(MMI)

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT
Review Game

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT

21 hours Ago

Dissida Final Fantasy NT merupakan game sekaligus fan service bagi penggemar dan pengikut setia…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.