Celah Keamanan Prosesor Bikin Pencipta Linux Marah Terhadap Intel

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 05 Jan 2018 13:10 WIB
intel
Celah Keamanan Prosesor Bikin Pencipta Linux Marah Terhadap Intel
Linus Torvalds, pencipta sistem operasi Linux.

Jakarta: Linus Torvalds, penemu dan pendiri sistem operasi Linux, menjadi salah satu pihak yang aktif menyuarakan kemarahannya terhadap cara Intel dalam menangani Meltdown, permasalahan yang ditemukan pada prosesor karyanya.

Meltdown menghebohkan jagat teknologi dunia setelah diumumkan pada hari Rabu lalu, dan disebut berpotensi memungkinkan penjahat siber mencuri berbagai informasi rahasia, termasuk password.

"Saya rasa seseorang di Intel harus meneliti dengan seksama CPU karya mereka, dan mengakui bahwa produk memiliki masalah, alih-alih menuliskan siaran pers yang menyebut bahwa segalanya berjalan sesuai dengan desain," tulis Torvalds pada email yang dikirimkan ke daftar Linux pada Rabu lalu.

Torvalds juga mempertanyakan usaha yang dilakukan Intel dalam memperbaiki permasalahan tersebut, dan komitmennya dalam memasarkan produk.

Sebagai informasi, Torvalds adalah salah satu programer ternama dunia, dan saat ini masih terlibat dalam pengembangan Linux. Linux merupakan sistem operasi open-source dan gratis yang pertama kali dikembangkan Torvalds pada tahun 1991.

Sementara itu, Meltdown dan permsalahan terkait Spectre yang diungkap pada Rabu lalu, berdampak signifikan pada prosesor Intel.

Tidak hanya pada prosesor pendukung laptop sebagian besar bersistem operasi Windows atau macOS, permasalahan tersebut juga berdampak pada chipset yang digunakan oleh server Linux. Server tersebut dilaporkan bertugas menangani cloud dan situs favorit pengguna.

Intel menyebut tengah bekerja sama dengan pesaing dan mitranya untuk dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. Namun, Torvalds yang berwenang pada kernel Linux mengungkapkan ketidaksukaannya terhadap pernyataan Intel tersebut.

Sebab Linux disebutnya sebagai sistem operasi open-source dan Torvald tidak bekerja untuk perusahaan besar seperti Google atau Microsoft yang bermitra dengan Intel. Hal tersebut mendorong Torvalds untuk mengungkapkan pendapatnya secara lebih bebas.


(MMI)

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018
CES 2018

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018

2 days Ago

Lenovo perkenalkan keluarga baru ThinkPad X1 yang terdiri dari tiga jenis perangkat sekaligus d…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.