Lagi, Kemenkominfo Blokir Tumblr

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 06 Mar 2018 20:22 WIB
media sosialpornografitumblr
Lagi, Kemenkominfo Blokir Tumblr
Kemenkominfo kembali memblokir Tumblr.

Jakarta: Tumblr kembali diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Alasannya karena ditemukan lebih dari 360 akun pornografi.

Penelusuran dan analisis konten dilakukan oleh Kemenkominfo setelah menerima aduan dari masyarakat. Alasan lainnya adalah karena Tumblr dianggap tidak memiliki mekanisme untuk melaporkan konten pornografi. 

"Pada 28 Februari 2018, Tim Aduan Konten kemudian mengirimkan notifikasi melalui email kepada Tumblr dan meminta Tumblr untuk membersihkan platformnya dari  konten-konten pornografi, dengan batas waktu penanganan maksimum 2 x 24 Jam," kata Juru Bicara Kominfo, Noor Iza. 

"Sampai lewat batas waktu yang diberikan tersebut, tidak ada respons dari Tumblr, sehingga dilakukan tindakan pemblokiran terhadap 8 DNS Tumblr pada hari Senin 5 Maret 2018 sore."

Tidak lama setelah beredar kabar bahwa Tumblr beredar, para pengguna media sosial itu mengeluhkan tindakan pemerintah melalui Twitter. Ada netizen yang mengatakan bahwa konten pornografi juga bisa ditemukan di platform media sosial lainnya, seperti Twitter. 
 
Sementara itu, ada juga yang membuat kicauan yang menjelaskan bahwa meski tidak memiliki metode pelaporan, Tumblr sudah dilengkapi dengan safe mode, yang memungkinkan pengguna menyembunyikan konten yang dianggap sensitif. 
 
Di dalam Tumblr sendiri, pengguna juga sebenarnya bisa memanfaatkan fitur "Filtered Tags". Dengan memasukkan kata-kata kunci tertentu, pengguna bisa memastikan konten dengan kata kunci tersebut tidak tampil di beranda Tumblr miliknya.

Misalnya, jika Anda mendaftarkan kata kunci "porno" ke dalam Filtered Tags, maka semua konten dengan kata kunci itu tidak akan muncul di dalam beranda Anda. 

Seorang pengguna Twitter lain menjelaskan bahwa Tumblr tidak melulu berisi soal pornografi. 
 
Ini bukan kali pertama pemerintah melalui Kominfo berusaha memblokir Tumblr. Pada 2016, Kominfo juga pernah memblokir Tumblr. Sama seperti yang terjadi saat ini, netizen kemudian memprotes keputusan pemerintah.

Sebagian orang bahkan membuat petisi, mengumpulkan tanda tangan untuk meminta pemerintah membatalkan pemblokiran itu. Kominfo kemudian mengabulkan permintaan tersebut dan batal memblokir Tumblr.

Ketika itu, syarat yang mereka ajukan pada Tumblr adalah untuk melakukan "self-censorship" atau penyensoran mandiri. 

Kali ini, apakah hal yang sama akan kembali terulang?


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.