Software Pemindai Sidik Jari FBI Pakai Teknologi Rusia?

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 27 Dec 2017 15:32 WIB
cyber security
Software Pemindai Sidik Jari FBI Pakai Teknologi Rusia?
Sidik jari menjadi salah satu biometrik yang berisi informasi penting tentang identitas seseorang.

Jakarta: Hubungan antara Amerika Serikat dan Rusia memasuki babak baru lewat dunia siber. Kerap menuduh Rusia, kini Amerika Serikat dinilai kecolongan.

Dilaporkan BuzzFeed, software teknologi analisis pemindai sidik jari yang dipakai agen investigasi Amerika Serikat FBI ternyata berisi kode algoritma buatan Rusia. Hal ini diungkapkan langsung oleh dua orang yang ikut serta dalam teknologi tersebut.

Dua orang ini bekerja di sebuah perusahan sistem keamanan dan biometrik bernama Morpho, yang memenangkan proyek yang dibuka di tahun 2011 oleh FBI. Belakangan ini mereka mulai terbuka dan menjadi whitsleblower.

Philippe Desbois dan Georges Hala yang bekerja di Morpho basis Rusia menuturkan perusahaan tersebut selama ini menyembunyikan fakta bahwa teknologi mereka yang digunakan FBI saat ini meminjam lisensi teknologi serupa di Rusia bernama Papillon AO.

Di tahun 2011, FBI membuka proyek bernama Next Generation Identification, jadi lembaga tersebut menyimpan informasi biometrik seperti wajah, iris mata, dan sidik jari untuk melengkapi informasi setiap warga negara Amerika Serikat.

Dampaknya tentu sangat serius, teknologi tersebut sudah diperguanakan oleh FBI dan 18.000 badan hukum serta pemerintah di Amerika Serikat. Apalagi, sidik jari merupakan informasi biometrik yang berkaitan langsung dengan data individu atau penduduk Amerika Serikat.

"Untuk membuktikan hal ini tentunya masih dibutuhkan pengecekan langsung ke kode atau algoritma di dalam teknologi yng digunakan apakah berisi kode perintah yang bisa dikendalikan pihak Rusia. Namun melihat kedekatan perusahaan tersebut dengan lembaga intelijen Rusia (FSB) tentu saja hal ini mengerikan," beber ahli keamanan siber Adlumin Tim Evans.

Keterkaitan Papillon AO sebagai perusahaan Rusia yang menyediakan teknologi tersebut dan badan intelijen Rusia (FSB) memang terbukti jelas. Dalam publikasi berita di situs perusahaan tersebut, ditemukan banyak sekali berita kesuksesan kerja sama antara kedua pihak.

Kedua whistleblower tadi juga mengakui sendiri, dahulu dalam rapat antara Papillon AO dengan pemerintah Rusia, selalu hadir beberapa pejabat tinggi FSB. Pemerintah Rusia juga disebut mengontrol penuh perusahaan.

Dikabarkan hingga saat ini, pihak FBI belum mengambil tindakan atas berita tersebut. Dalam pernyataan yang diberikan, FBI menuturkan setiap software atau teknologi yang digunakan mereka serta jajaran pemerintah pastinya melewati proses seleksi dan pengecekan mendalam sehingga dipastikan aman.


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

5 days Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.