Shopback Terima Pendanaan Rp540 Miliar

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 08 Nov 2017 17:15 WIB
teknologi
Shopback Terima Pendanaan Rp540 Miliar
Shopback mengumumkan penerimaan pendanaan bernilai USD25 juta atau sekitar Rp540 miliar dari sejumlah investor.

Metrotvnews.com, Jakarta: Shopback mengumumkan penerimaan pendanaan bernilai USD25 juta atau sekitar Rp540 miliar, dari venture capital yang dipimpin Credit Saison. Pendanaan ini dihimpun oleh sejumlah investor lama dan investor baru.

“Layanan belanja dapat cashback ini sendiri berperan sebagai landasan berdirinya ShopBack di Indonesia, dan juga merupakan dasar bagi kami dalam menciptakan solusi belanja lebih cermat dan hemat bagi banyak orang.” ujar Country General Manager ShopBack Indonesia, Indra Yonathan.

Investor yang turut berpartisipasi dalam pendanaan ini termasuk Softbank Ventures Korea, Singtel Innov8, Qualgro, East Ventures, dan AppWorks, serta investor baru yaitu Blue Sky dan Intouch Holdings PLC. Investasi tersebut tidak hanya disambut baik oleh Shopback, juga Softbank Ventures Korea.

Mitra Softbank Ventures Korea, Sean Lee menyebut tim dari ShopBack mampu menunjukkan kemampuannya dalam membangun wadah bagi pengguna setia secara berkelanjutan dan terukur, menjadi salah satu alasan investor dalam menggulirkan pendanaan kepada Shopback.

Lee juga menyebut, Model bisnis ShopBack dibangun di atas meledaknya pertumbuhan e-commerce di Asia Pasifik, untuk mendorong nilai nyata bagi para penggunanya dan juga penjualan yang hemat biaya bagi para mitra pedagangnya.

Model ini dinilai memungkinkan ShopBack untuk memanfaatkan pemahaman konsumen dalam hal berbelanja untuk mengembangkan solusi belanja cermat dan hemat seperti rekomendasi dari kategori belanja lainnya.

Hingga saat ini, Shopback mengklaim telah menangani 1.000 transaksi setiap jam di situsnya, dan berhasil mencatat penjualan tahunan sebesar USD300 juta untuk lebih dari 1.300 mitranya yang bergerak dalam penjualan online, travel, dan gaya hidup.

Shopback juga telah memiliki lebih dari 3,5 juta pelanggan di enam negara operasionalnya di wilayah Asia Pasifik sejak tahun 2014.

ShopBack juga mengaku percaya, lokalisasi yang cepat dan efektif sangatlah penting bagi pihak yang beroperasi di wilayah yang sudah terbagi seperti Asia Pasifik. Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun Shopback, konsumsi waktu belanja konsumen Indonesia cenderung meningkat di akhir tahun.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.